Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Mengapa Muharram Disebut Bulan Allah,? Ini Keistimewaannya dalam Islam

Silvina • Senin, 15 Juni 2026 | 09:59 WIB
Ilustrasi awal tahun baru Islam, `1 Muharram 1448 Hijriah
Ilustrasi awal tahun baru Islam, `1 Muharram 1448 Hijriah

 

PONTIANAK POST – Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Datangnya bulan Muharram menandai pergantian tahun baru Islam sekaligus menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki kualitas ibadah.

Namun, Muharram bukan sekadar bulan pertama dalam kalender Hijriah. Dalam ajaran Islam, Muharram memiliki kedudukan yang sangat istimewa hingga Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam menyebutnya sebagai Syahrullah atau "Bulan Allah".

Mengutip dari laman Muhammadiyah, terdapat beberapa faktor yang menjadikan Muharram memperoleh kemuliaan tersebut.

Baca Juga: Begini Sejarah Penetapan Tahun Baru Islam dan Kalender Hijriah yang Mendunia

Muharram Termasuk Empat Bulan Suci dalam Islam

Keistimewaan Muharram pertama kali ditegaskan dalam Alquran. Allah Subhanahuwata’ala menjelaskan dalam satu tahun terdapat empat bulan haram atau bulan suci yang dimuliakan.

Empat bulan tersebut adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.Pada bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan lebih menjaga diri dari berbagai bentuk kemaksiatan serta memperbanyak amal saleh.

Baca Juga: Kisah Utsman bin Affan: Sahabat Pemalu yang Dimuliakan Malaikat

Para ulama menjelaskan dosa yang dilakukan pada bulan haram memiliki konsekuensi yang lebih berat. Sementara kebaikan dan amal saleh memperoleh keutamaan yang lebih besar di sisi Allah Subhanahuwata’ala.

Muharram Disebut Bulan Allah

Keistimewaan Muharram semakin tampak melalui hadis Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam yang diriwayatkan Imam Muslim. Beliau menyebut Muharram sebagai Syahrullah atau Bulan Allah.

Penyandaran nama bulan ini kepada Allah bukan tanpa alasan. Para ulama menerangkan  seluruh waktu pada hakikatnya adalah milik Allah Subhanahuwata’ala, namun tidak semua bulan memperoleh penyebutan khusus seperti Muharram.

Baca Juga: Sejarah Kelam Jazirah Arab Sebelum Dakwah Nabi Muhammad Menyebar

Karena itu, penyebutan "Bulan Allah" menjadi tanda kemuliaan dan penghormatan yang sangat tinggi terhadap bulan ini.

Hari Asyura dan Sejarah Kemenangan Tauhid

Salah satu momen penting yang terdapat pada bulan Muharram adalah Hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram.

Baca Juga: Tak Hanya Pahala Berlipat, Ini  Istimewa Lain Salat Berjamaah Menurut Hadis  

Hari tersebut memiliki nilai sejarah besar karena berkaitan dengan diselamatkannya Nabi Musa ‘Alaihissalam dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun.

Ketika tiba di Madinah, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari tersebut. Setelah mengetahui alasannya, beliau menegaskan bahwa umat Islam lebih berhak mengikuti ajaran Nabi Musa sebagai sesama pembawa risalah tauhid.

Beliau kemudian berpuasa pada Hari Asyura dan menganjurkan para sahabat untuk melakukannya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pulang dari Makkah, Ini Tanda-Tanda Haji Mabrur Menurut Ulama

Momentum Muhasabah di Awal Tahun Baru Islam

Datangnya Muharram bukan hanya menandai pergantian tahun dalam kalender Islam.Bulan ini menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama setahun terakhir, memperbaiki kekurangan, serta memperkuat hubungan dengan Allah Subhanahuwata’ala.

Karena itu, Tahun Baru Islam seharusnya tidak diisi dengan ritual yang tidak memiliki dasar syariat, melainkan dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan ketakwaan.

Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Ini Amalan Utama yang Dianjurkan

Muharram adalah bulan yang dimuliakan Allah Subhanahuwata’ala. Kehadirannya menjadi pengingat setiap pergantian tahun merupakan kesempatan baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Wallahua’lam bishawab

Editor : Silvina
#bulan Allah #bulan muharram #keistimewaan dalam islam #puasa asyura #Tahun Baru Islam