PONTIANAK POST--Salat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan sangat besar dalam Islam. Berdasarkan rangkuman dari laman Rumaysho oleh Muhammad Abduh Tausikal, M.Sc banyak hadis Nabi Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam menjelaskan tentang salat dhuha.
Menurut Muhammad Abduh Tausikal, salat dhuha tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga pengganti sedekah seluruh persendian, pembuka kemudahan urusan, hingga penyebab diperolehnya pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.
1. Mengganti Sedekah 360 Persendian
Baca Juga: Bolehkah Mengeraskan Suara Saat Zikir Setelah Salat? Ini Penjelasan Ulama
Salat dhuha memiliki keutamaan sebagai pengganti sedekah seluruh persendian manusia yang berjumlah 360.
Hadis:
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ
Artinya: “Pada pagi hari setiap persendian kalian wajib bersedekah… dan dua rakaat sholat dhuha mencukupi semua itu.” (HR. Muslim)
Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Setelah Salat Fardhu yang Dianjurkan Rasulullah
Dalam hadis lain disebutkan:
إِنَّهُ خُلِقَ كُلُّ إِنْسَانٍ مِنْ بَنِي آدَمَ عَلَى سِتِّينَ وَثَلاَثِمِائَةِ مَفْصِلٍ
Artinya:“Setiap manusia diciptakan memiliki 360 persendian.” (HR. Muslim)
Hal ini menunjukkan betapa besar keutamaan sholat dhuha yang dapat menggantikan kewajiban sedekah seluruh persendian tersebut.
Baca Juga: Jangan Langsung Main HP, Ini Enam Fadhilah Zikir Setelah Salat Fardhu
2. Dicukupi Urusan di Akhir Siang
Salat dhuha juga menjadi sebab Allah mencukupi urusan seorang hamba hingga akhir hari.
Hadis:
يَا ابْنَ آدَمَ لَا تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ
Artinya:“Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaat di awal siang, maka Aku akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi)
Baca Juga: Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat ? Ini Penjelasan Ulama
Para ulama menjelaskan bahwa maksudnya adalah Allah akan memudahkan urusan, menjaga dari bahaya, serta memberikan kecukupan dalam aktivitas sehari-hari.
3. Pahala Setara Haji dan Umrah Sempurna
Salat dhuha juga dikaitkan dengan pahala besar seperti haji dan umrah bagi orang yang menjaga ibadah pagi.
Baca Juga: Musafir Wajib Tahu, Ini Ketentuan dan Syarat Qashar Salat
Hadis:
مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ
Artinya:“Barang siapa salat Subuh berjamaah lalu berzikir hingga matahari terbit kemudian salat dua rakaat, maka ia mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.” (HR. Tirmidzi)
Baca Juga: Perbedaan Salat Laki-Laki dan Perempuan, Ini Penjelasan Lengkapnya
4. Termasuk Salat Orang yang Kembali Taat (Awwabin)
Salat dhuha juga termasuk amalan orang-orang yang kembali taat kepada Allah Subhanahuawata’ala.
Hadis:
لَا يُحَافِظُ عَلَى صَلَاةِ الضُّحَى إِلَّا أَوَّابٌ
Artinya:“Tidaklah menjaga sholat dhuha kecuali orang yang kembali taat kepada Allah (awwabin).” (HR. Ibnu Khuzaimah)
Baca Juga: Ingin Khusyuk Ketika Salat ? Simak Tipsnya dari Ustadz Abdul Somad
Penutup
Salat dhuha merupakan ibadah ringan namun memiliki keutamaan yang sangat besar. Mulai dari pengganti sedekah 360 persendian, kemudahan urusan hidup, hingga pahala besar seperti haji dan umrah. Dengan memahami keutamaannya, diharapkan umat Muslim semakin termotivasi untuk menjadikannya sebagai amalan rutin setiap hari.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina