PONTIANAK POST – Salat sunnah sebelum Subuh atau salat sunnah fajar merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain memiliki keutamaan besar, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga memberikan tuntunan mengenai bacaan yang dianjurkan setelah membaca Surah Al-Fatihah dalam dua rakaat salat tersebut.
Terdapat sejumlah hadis sahih yang menjelaskan surat maupun ayat yang dibaca Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melaksanakan salat sunnah sebelum Subuh. Riwayat-riwayat ini sekaligus menjadi penjelasan membaca surat setelah Al-Fatihah pada salat sunnah fajar merupakan bagian dari sunnah Nabi.
Membaca Surat Setelah Al-Fatihah Tetap Disunnahkan
Baca Juga: Hukum Sutrah atau Pembatas Salat, Wajib atau Sunnah? Simak Penjelasannya
Sebagian orang beranggapan setelah membaca Al-Fatihah dalam salat sunnah sebelum Subuh tidak disunnahkan membaca surat lain. Anggapan tersebut muncul karena memahami salah satu riwayat dari Aisyah radhiyallahu 'anha secara terpisah.
Namun, menurut penjelasan yang dikutip dari Almanhaj.or.id, terdapat sejumlah hadis sahih yang secara tegas menunjukkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca surat atau ayat Alquran setelah membaca Al-Fatihah dalam dua rakaat shalat sunnah sebelum Subuh.
Rasulullah Membaca Surah Al-Kafirun dan Al-Ikhlas
Salah satu hadis berasal dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Artinya:
Baca Juga: Hukum Salat di Masjid bagi Laki-Laki, Wajib atau Sunnah? Ini Penjelasan Ulama
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Ikhlas dalam dua rakaat salat sunnah sebelum Subuh."
Hadis ini menjadi salah satu dalil kuat membaca Surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua merupakan sunnah yang dicontohkan Nabi.
Rasulullah Juga Pernah Membaca Ayat Surah Al-Baqarah dan Ali Imran
Baca Juga: Salat Perempuan Lebih Utama di Rumah, Simak Dalil dan Penjelasannya
Selain membaca Surah Al-Kafirun dan Al-Ikhlas, Rasulullah juga pernah membaca ayat tertentu dari Surah Al-Baqarah dan Surah Ali Imran.
Dalam hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma disebutkan:
عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ فِي الْأُولَى مِنْهُمَا قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا...
Baca Juga: Ini Lima Waktu Terlarang untuk Salat yang Perlu Dipahami Umat Islam
Artinya:"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca pada rakaat pertama ayat 'Quluu aamannaa billaahi wa maa unzila ilainaa' (QS. Al-Baqarah: 136), sedangkan pada rakaat kedua membaca ayat 'Aamannaa billaahi wasyhad bi annaa muslimuun' (QS. Ali Imran: 52)."
Riwayat lain dari Ibnu Abbas juga menyebutkan Rasulullah membaca ayat:
تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ
Baca Juga: Bukan Sekadar Kewajiban, Ini Dahsyatnya Salat bagi Kehidupan
Ayat ini terdapat dalam QS. Ali Imran ayat 64 pada rakaat kedua.
Perbedaan riwayat ini menunjukkan Rasulullah membaca bacaan yang bervariasi dalam salat sunnah sebelum Subuh, sehingga umat Islam dapat mengamalkannya secara bergantian.
Hikmah Membaca Surah Al-Kafirun dan Al-Ikhlas
Baca Juga: Musafir Wajib Tahu, Ini Ketentuan dan Syarat Qashar Salat
Mengutip penjelasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah yang disampaikan dalam kajian di Almanhaj.or.id, salat sunnah sebelum Subuh dan salat witir memiliki kedudukan istimewa sebagai pembuka dan penutup ibadah malam.
Beliau menjelaskan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Ikhlas karena kedua surat tersebut mengandung ajaran tauhid yang sangat agung, meliputi tauhid rububiyah, tauhid asma wa sifat, serta tauhid uluhiyah.
Dengan demikian, seorang Muslim dianjurkan mengawali aktivitasnya dengan memperbarui keimanan dan ketauhidan kepada Allah melalui bacaan yang diajarkan Rasulullah.
Baca Juga: Kenapa Dianjurkan Tidak Makan Sebelum Salat Iduladha? Ini Hikmah dan Dalilnya
Mengamalkan Sunnah Sesuai Tuntunan Nabi
Salat sunnah sebelum Subuh bukan hanya memiliki pahala yang besar, tetapi juga memiliki tuntunan yang jelas, mulai dari cara pelaksanaan hingga bacaan yang dianjurkan.
Mengikuti bacaan yang dicontohkan Rasulullah merupakan bentuk ittiba' atau mengikuti sunnah Nabi. Karena itu, umat Islam dapat membaca Surah Al-Kafirun dan Al-Ikhlas. Atau sesekali membaca ayat-ayat yang diriwayatkan dari Surah Al-Baqarah dan Ali Imran sebagaimana disebutkan dalam hadis-hadis sahih.
Wallahua’lam bishawab
Editor : Silvina