PONTIANAK POST – Sepertiga malam terakhir adalah waktu terbaik untuk salat tahajud berdasarkan sunnah. Namun masih ada yang bertanya pukul berapa sebenarnya waktu sepertiga malam itu dimulai.
Berdasarkan penjelasan dari Ustaz Syafiq Riza Basalamah, salat Tahajud yang dikerjakan di sepertiga malam terakhir itu bisa dilaksanakan hingga menjelang waktu salat shubuh.
Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Baca Juga: Waktu Terbaik Salat Tahajud Ada di Sepertiga Malam Terakhir, Begini Penjelasannya
Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan malam dihitung sejak matahari terbenam hingga terbit fajar.
Sebagai contoh, apabila waktu Maghrib pukul 18.00 dan Subuh pukul 04.00, maka panjang malam adalah 10 jam. Selanjutnya waktu tersebut dibagi menjadi tiga bagian.
Pembagiannya sebagai berikut:
Baca Juga: Kapan Waktu Salat Tahajud Dimulai? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Sunnah
- Sepertiga malam pertama: pukul 18.00–21.20.
- Sepertiga malam kedua: pukul 21.20–00.40.
- Sepertiga malam terakhir: pukul 00.40 hingga masuk waktu Subuh.
Baca Juga: Rajin Salat Tahajud, Ini Empat Kemuliaan yang Dijanjikan Allah Menurut Ustaz Adi Hidayat
Artinya, seseorang yang melaksanakan Tahajud menjelang azan Subuh masih berada pada waktu sepertiga malam terakhir yang paling utama.
Cara Menghitung Sepertiga Malam Terakhir
Karena waktu Maghrib dan Subuh berbeda di setiap daerah, maka tidak ada patokan jam yang berlaku secara nasional.
Baca Juga: Berapa Jumlah Salat Sunnah Rawatib yang Dianjurkan? Simak Penjelasannya Berdasarkan Hadis
Untuk mengetahui awal sepertiga malam terakhir, dengan mengikuti penghitungan dari Ustaz Syafiq Riza Basalamah, rumusnya sebagai berikut (waktu di bawah ini sebagai contoh)
1. Hitung lama waktu malam
Waktu malam dihitung sejak Maghrib hingga terbit fajar (Subuh).
Baca Juga: Berbaring Setelah Salat Dua Rakaat Sebelum Subuh, Sunnah atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya
18.00 WIB → 04.30 WIB = 10 jam 30 menit.
2. Bagi menjadi tiga bagian
10 jam 30 menit ÷ 3 = 3 jam 30 menit.
Baca Juga: Tak Sempat Salat Dua Rakaat Sebelum Subuh? Begini Cara Mengqadhanya Sesuai Sunnah
3. Tentukan awal sepertiga malam terakhir
Rumus:
Awal sepertiga malam terakhir = Waktu Subuh − (Lama waktu malam ÷ 3)
Baca Juga: Bacaan Salat Sunnah Sebelum Subuh Sesuai Sunnah, Ini Surat yang Dicontohkan Rasulullah
Maka: 04.30 WIB − 3 jam 30 menit = 01.00 WIB
Hasilnya
- Maghrib: 18.00 WIB
- Sepertiga malam pertama: 18.00–21.30 WIB
- Sepertiga malam kedua: 21.30–01.00 WIB
- Sepertiga malam terakhir: 01.00–04.30 WIB (hingga masuk waktu Subuh)
Baca Juga: Jangan Lewatkan Salat Sunnah Sebelum Subuh, Rasulullah Selalu Menjaganya Meski Sedang Bepergian
Jadi, jika Maghrib pukul 18.00 WIB dan Subuh pukul 04.30 WIB, maka sepertiga malam terakhir dimulai pukul 01.00 WIB dan berakhir saat azan Subuh pukul 04.30 WIB.
Dari hasil tersebut diketahui bahwa pukul 01.00 WIB merupakan awal sepertiga malam terakhir. Sejak waktu itu hingga menjelang azan Subuh menjadi saat yang sangat dianjurkan untuk melaksanakan sholat Tahajud, memperbanyak doa, membaca Alquran, dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Tidak Semua Daerah Memiliki Jam yang Sama
Baca Juga: Bolehkah Salat Dhuha Dilaksanakan Berjamaah? Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Perlu dipahami bahwa waktu sepertiga malam terakhir berbeda-beda di setiap wilayah karena dipengaruhi oleh perbedaan waktu terbenam matahari dan terbit fajar.
Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan menghitungnya berdasarkan jadwal sholat di daerah masing-masing agar dapat mengetahui secara tepat kapan dimulainya sepertiga malam terakhir.
Dengan mengetahui perhitungan tersebut, diharapkan umat Islam dapat memaksimalkan ibadah Tahajud pada waktu yang paling utama serta memanfaatkan momen istimewa untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahuwata’ala.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina