Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Cara Mengerjakan Salat Tahajud Sesuai Sunnah, Lengkap Tata Cara 3 hingga 11 Rakaat

Silvina • Senin, 6 Juli 2026 | 10:13 WIB
Ilustrasi seorang ustaz sedang mengajarkan tata cara salat tahajud kepada santrinya
Ilustrasi seorang ustaz sedang mengajarkan tata cara salat tahajud kepada santrinya

 

PONTIANAK POST – Salat malam atau salat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap Muslim. Kendati berstatus sunnah, pelaksanaannya  harus tetap  mengikuti apa yang telah diajarkan Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Berdasarkan penjelasan laman Cara Sholat yang dikelola Yayasan Yufid Network, terdapat beberapa tata cara salat malam yang dicontohkan dalam hadis-hadis sahih Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Salat Malam Dilaksanakan Dua Rakaat-Dua Rakaat

Baca Juga: Berapa Jumlah Rakaat Salat Tahajud yang Benar? Ini Penjelasan Hadis dan Pendapat Ulama

Secara umum, Rasulullah  mengajarkan agar salat malam dikerjakan dua rakaat salam, kemudian dua rakaat salam, hingga diakhiri dengan shalat witir satu rakaat.

Hal tersebut berdasarkan hadis dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma. Rasulullah bersabda:

صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى، فَإِذَا خَشِيَ أَحَدُكُمُ الصُّبْحَ صَلَّى رَكْعَةً وَاحِدَةً، تُوتِرُ لَهُ مَا قَدْ صَلَّى

Baca Juga: Jam Berapa Waktu Terbaik Salat Tahajud ? Begini Cara Menghitung Sepertiga Malam Terakhir

Artinya:"Salat malam itu dua rakaat-dua rakaat. Jika salah seorang di antara kalian khawatir masuk waktu Subuh, maka kerjakanlah satu rakaat sehingga menjadi penutup (witir) bagi salat yang telah dikerjakan." (HR. Bukhari No. 990 dan Muslim No. 1782).

Dari hadis tersebut, para ulama menjelaskan salat malam ditutup dengan witir sehingga jumlah keseluruhannya menjadi ganjil.

Tata Cara Salat Malam 11 Rakaat

Baca Juga: Waktu Terbaik Salat Tahajud Ada di Sepertiga Malam Terakhir, Begini Penjelasannya

Menurut hadis riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam sering melaksanakan salat malam sebanyak 11 rakaat. Pelaksanaannya dilakukan dengan pola:

Baca Juga: Kapan Waktu Salat Tahajud Dimulai? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Sunnah

Aisyah radhiyallahu 'anha berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُسَلِّمُ بَيْنَ كُلِّ رَكْعَتَيْنِ وَيُوتِرُ بِوَاحِدَةٍ

Artinya:"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan salat malam sebanyak 11 rakaat, salam setiap dua rakaat dan menutupnya dengan satu rakaat witir." (HR. Muslim No. 736).

Baca Juga: Rajin Salat Tahajud, Ini Empat Kemuliaan yang Dijanjikan Allah Menurut Ustaz Adi Hidayat

Tata Cara Salat Malam 9 Rakaat

Salat malam sembilan rakaat juga pernah dilakukan Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam. Caranya adalah:

Baca Juga: Berapa Jumlah Salat Sunnah Rawatib yang Dianjurkan? Simak Penjelasannya Berdasarkan Hadis

Tata cara ini dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim dari Aisyah radhiyallahu 'anha (HR. Muslim No. 737).

Tata Cara Salat Malam 7 Rakaat

Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam juga pernah melaksanakan witir tujuh rakaat. Pelaksanaannya dilakukan dengan:

Baca Juga: Jangan Lewatkan Salat Sunnah Sebelum Subuh, Rasulullah Selalu Menjaganya Meski Sedang Bepergian

Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan:

Baca Juga: Bolehkah Salat Dhuha Dilaksanakan Berjamaah? Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama

فَلَمَّا أَسَنَّ نَبِيُّ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَخَذَهُ اللَّحْمُ أَوْتَرَ بِسَبْعٍ... لَا يَقْعُدُ إِلَّا فِي آخِرِهِنَّ

Artinya:"Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah berusia lanjut dan tubuh beliau mulai berisi, beliau berwitir dengan tujuh rakaat dan tidak duduk kecuali pada rakaat terakhir." (HR. Muslim No. 746).

Dalam riwayat lain disebutkan, beliau juga pernah duduk tasyahud pada rakaat keenam kemudian berdiri kembali menuju rakaat ketujuh.

Baca Juga: Keutamaan Salat Dhuha Lengkap Dalil Hadis, Dari Sedekah 360 Persendian hingga Pahala Haji dan Umrah

Tata Cara Salat Malam 5 Rakaat

Apabila seseorang ingin berwitir lima rakaat, tata caranya adalah:

Baca Juga: Bolehkah Mengeraskan Suara Saat Zikir Setelah Salat? Ini Penjelasan Ulama

Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِخَمْسٍ فَلْيَفْعَلْ، وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِثَلَاثٍ فَلْيَفْعَلْ

Artinya:"Siapa yang ingin mengerjakan witir lima rakaat, silakan. Dan siapa yang ingin witir tiga rakaat, silakan." (HR. Abu Dawud No. 1422).

Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Setelah Salat Fardhu yang Dianjurkan Rasulullah

Aisyah radhiyallahu 'anha juga meriwayatkan Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam pernah melaksanakan witir lima rakaat sekaligus dan hanya duduk pada tasyahud akhir (HR. Muslim No. 1754).

Tata Cara Salat Malam 3 Rakaat

Witir tiga rakaat dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, dua rakaat salam kemudian dilanjutkan satu rakaat witir. Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma berkata:

Baca Juga: Jangan Langsung Main HP, Ini Enam Fadhilah Zikir Setelah Salat Fardhu

كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَفْصِلُ بَيْنَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ بِتَسْلِيمٍ يُسْمِعُنَاهُ

Artinya:"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memisahkan antara rakaat genap dan rakaat ganjil dengan salam yang dapat kami dengar." (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban, dinilai kuat oleh Ibnu Hajar).

Cara kedua adalah tiga rakaat sekaligus sebagaimana diperbolehkan dalam hadis riwayat Abu Dawud.

Baca Juga: Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat ? Ini Penjelasan Ulama  

Pilih Tata Cara yang Dicontohkan Rasulullah SAW

Berdasarkan penjelasan di atas, seluruh tata cara di atas memiliki dasar dari hadis-hadis sahih sehingga dapat diamalkan sesuai kemampuan.

Yang terpenting, salat malam dilakukan dengan penuh keikhlasan, kekhusyukan, dan diakhiri dengan witir sebagai penutup ibadah malam. Dengan memahami tata cara yang benar sesuai sunnah, umat Islam diharapkan dapat menjalankan shalat malam dengan lebih tenang dan yakin, sekaligus mengikuti tuntunan Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam sebagaimana diriwayatkan dalam hadis-hadis sahih. .

Wallahua'lam bishawab 

Editor : Silvina
#hadis shahih #qiyamullail #tata cara salat tahajud #salat sesuai sunnah #salat tahajud