PONTIANAK POST – Setiap muslim tentu mendambakan keselamatan di akhirat dan berharap dijauhkan dari siksa api neraka. Dalam ajaran Islam, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam memberikan kabar gembira mengenai beberapa golongan manusia yang memiliki keutamaan luar biasa karena akhlaknya.
Melalui tayangan YouTube Shorts YusufValentino-w2u, Ustaz Hilman Fauzi menyampaikan sebuah hadis yang menyebutkan empat golongan orang tidak akan tersentuh api neraka. Keempat golongan tersebut bukan diukur dari kekayaan, kedudukan, ataupun keturunan, melainkan dari keindahan akhlak yang mereka miliki dalam kehidupan sehari-hari.
Lantas, siapa saja empat golongan tersebut?
Baca Juga: Kemuliaan Salat Fardhu Tepat Waktu, Dari Dicintai Allah hingga Selamat dari Api Neraka
1. Hayyin, Orang yang Tenang dan Menenangkan
Golongan pertama adalah hayyin, yaitu orang yang memiliki ketenangan hati sekaligus mampu menghadirkan ketenangan bagi orang lain.
Orang yang termasuk golongan ini dikenal memiliki kepribadian yang santun, tidak mudah terpancing emosi, dan tidak menunjukkan kesombongan dalam menjalani kehidupan.
Baca Juga: Ingin Bebas dari Neraka? Bacalah Selalu Zikir Ini dan Buktikan Melalui Amal
Sikap rendah hati menjadi salah satu ciri utama orang yang hayyin. Mereka tidak merasa lebih baik daripada orang lain, meskipun memiliki kelebihan tertentu.
Kehadirannya mampu menciptakan suasana yang damai karena ia mengedepankan ketenangan dalam bersikap.
2. Layyin, Lembut dalam Perkataan dan Perilaku
Baca Juga: ARMUZNA: Miniatur Kehidupan Dunia dan Akhirat
Golongan kedua adalah layyin, yaitu orang yang lembut tutur katanya dan menjaga lisannya dari ucapan yang menyakiti.
Selain berbicara dengan santun, orang layyin juga memiliki pikiran yang positif. Ia berusaha berbaik sangka kepada sesama, tidak mudah bersikap sinis, tidak pesimis, dan tidak gemar memvonis orang lain.
Kelembutan yang tampak dalam lisannya merupakan cerminan dari hati yang dipenuhi kasih sayang dan kebijaksanaan.Karena itu, orang-orang di sekitarnya merasa nyaman ketika berinteraksi dengannya.
Baca Juga: Zikir Ini Ringan di Lisan Tapi Berat di Timbangan Amal, Yuk Rutinkan
3. Qorib, Dekat dan Mendekatkan
Golongan berikutnya adalah qorib, yaitu pribadi yang mudah akrab dengan siapa saja serta mampu mendekatkan hati sesama manusia.
Orang qorib senang menenangkan orang lain. Kehadirannya selalu membawa suasana hangat sehingga banyak orang merasa nyaman berada di dekatnya.
Baca Juga: Keutamaan Zikir Pagi dan Petang, Amalan Ringan dengan Manfaat Luar Biasa
Mereka tidak membangun jarak ataupun sekat dengan orang lain. Justru sebaliknya, mereka mudah diterima di berbagai lingkungan. Tak heran jika sosok seperti ini dirindukan ketika hadir dan dicari ketika tidak ada.
4. Sahlin, Senang Memudahkan Urusan Orang Lain
Golongan terakhir adalah sahlin, yaitu orang yang gemar memberikan kemudahan kepada sesama.
Baca Juga: Ini Tujuh Amalan Berpahala Seperti Ibadah Haji yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Ia tidak mempersulit urusan orang lain selama masih berada dalam batas yang dibenarkan syariat. Sebaliknya, ia senang membantu, memberi solusi, dan meringankan beban orang-orang di sekitarnya.
Sikap memudahkan ini menjadi salah satu bentuk akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Akhlak Mulia Menjadi Jalan Meraih Keselamatan
Baca Juga: Jangan Lewatkan, Ini Tujuh Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Penuh Berkah
Pesan yang disampaikan dalam hadis tersebut menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah ritual, tetapi juga dari akhlak yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Menjadi pribadi yang tenang, lembut, mudah bergaul, dan gemar membantu sesama merupakan sifat-sifat yang dicintai Allah Subhanahuwata’ala dan Rasul-Nya.
Karena itu, setiap muslim dianjurkan terus memperbaiki akhlaknya agar menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi orang lain sekaligus berharap memperoleh rahmat Allah Subhanahuata’ala di akhirat kelak.
Baca Juga: Ingin Pahala Maksimal Salat Jumat, Lakukan Amalan Ini Sesuai Sunnah Nabi
Adapun hadis yang dimaksud dikenal dengan lafaz:
"Maukah kalian aku beritahu orang yang diharamkan dari api neraka atau api neraka diharamkan baginya? Yaitu setiap orang yang hayyin (tenang), layyin (lembut), qorib (dekat dengan manusia), dan sahlin (memudahkan)."
Hadis tersebut diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan terdapat dalam Sunan At-Tirmidzi, serta dinilai hasan oleh banyak ulama.
Wallahua'lamm bishawab
Editor : Silvina