PONTIANAK POST - Rezeki merupakan salah satu rahasia Allah yang diberikan kepada setiap hamba-Nya dengan cara dan waktu yang telah ditentukan. Dalam Islam, selain berikhtiar melalui usaha, seorang muslim juga dianjurkan memperbanyak amalan yang menjadi sebab datangnya keberkahan dan kelapangan rezeki.
Sejumlah amalan yang diajarkan dalam Alquran dan hadis tidak hanya berkaitan dengan materi, tetapi juga mencakup ketenangan hati, keberkahan hidup, serta kemudahan dalam menghadapi berbagai persoalan.
Dikutip dari Rumaysho.com, terdapat beberapa amalan yang dapat diamalkan sebagai ikhtiar spiritual agar Allah membukakan pintu rezeki. Berikut enam amalan yang dianjurkan.
Baca Juga: Jangan Lewatkan, Ini Tujuh Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Penuh Berkah
1. Memperbanyak Istighfar, Memohon Ampunan kepada Allah
Istighfar menjadi salah satu amalan yang disebut memiliki banyak keutamaan, termasuk menjadi sebab datangnya kelapangan rezeki.
Allah Ta’ala berfirman:
Baca Juga: Ini Tujuh Amalan Berpahala Seperti Ibadah Haji yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ
Artinya: “Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, membanyakkan harta dan anak-anakmu...”
(QS. Nuh: 10-12)
Dalam penjelasan yang dinukil Rumaysho.com, Hasan Al-Bashri rahimahullah pernah memberikan nasihat kepada orang-orang yang mengeluhkan paceklik, kemiskinan, kekeringan kebun, hingga belum memiliki keturunan agar memperbanyak istighfar.
Baca Juga: Keutamaan Zikir Pagi dan Petang, Amalan Ringan dengan Manfaat Luar Biasa
Hal itu menunjukkan bahwa istighfar bukan hanya permohonan ampun, tetapi juga bentuk ketaatan yang dapat menjadi jalan datangnya pertolongan Allah.
2. Menjalin Silaturahim untuk Melapangkan Rezeki
Hubungan baik dengan keluarga dan kerabat juga menjadi salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar.
Baca Juga: Fadhilah Istighfar yang Jarang Disadari, Amalan Sederhana dengan Keutamaan Besar
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya:“Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahim.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Bagikan Bacaan untuk Orang Sakit, Ijazah Amalan dari Guru di Sudan
Silaturahim tidak hanya menjaga hubungan sosial, tetapi juga menjadi bentuk ketaatan yang mendatangkan keberkahan dari Allah.
3. Memperbanyak Sedekah, Harta Tidak Akan Berkurang
Sebagian orang mungkin khawatir harta berkurang ketika banyak memberi. Namun dalam ajaran Islam, sedekah justru menjadi sebab datangnya keberkahan.
Baca Juga: Ustaz Das'ad Latif Sebut Istri Durhaka Termasuk Golongan yang Amal Ibadahnya Tidak Diterima
Allah Ta’ala berfirman:
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ
Artinya: “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”
(QS. Saba’: 39)
Baca Juga: Amalkan Doa Ini Sebelum Belajar, Ustaz Adi Hidayat Sebut Membantu Memahami dan Mengingat Ilmu
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
Artinya: “Sedekah tidaklah mengurangi harta.”
(HR. Muslim)
Baca Juga: Ingin Masuk Surga Bersama Para Nabi? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kunci Meraihnya
Sedekah dapat menjadi sebab Allah memberikan keberkahan, mengganti harta yang dikeluarkan, serta memberikan pahala yang berlipat.
4. Bertakwa kepada Allah, Jalan Keluar dari Kesulitan
Takwa menjadi salah satu kunci utama dalam mendapatkan pertolongan Allah. Orang yang menjaga ketaatan dan menjauhi larangan-Nya dijanjikan kemudahan dalam kehidupannya.
Baca Juga: Kiat Mendidik Anak di Zaman Sulit, Simak Pesan Ustaz Abdul Somad kepada Para Orang Tua
Allah Ta’ala berfirman:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Artinya:“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”
(QS. Ath-Thalaq: 2-3)
Baca Juga: Ustaz Hilman Fauzi Bagikan Empat Sikap yang Menjadi Jalan Menuju Surga
Ayat tersebut mengingatkan bahwa rezeki tidak selalu datang melalui cara yang diperkirakan manusia. Allah dapat memberikan jalan keluar dari arah yang tidak terduga.
5. Melaksanakan Haji dan Umrah bagi yang Mampu
Ibadah haji dan umrah bukan hanya perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga disebut memiliki keutamaan dalam menghilangkan kefakiran.
Baca Juga: Ustaz Hilman Fauzi Bagikan Doa yang Dianjurkan Dibaca Setiap Pagi, Memohon Ilmu dan Rezeki
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ
Artinya:“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa...”(HR. An-Nasai, Tirmidzi, dan Ahmad)
Baca Juga: Buya Yahya Ungkap Tanda Ahli Surga Sejak Hidup di Dunia, Bukan Hanya Rajin Beribadah
Namun, ibadah ini tetap harus dilakukan sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.
6. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki yang Halal
Selain berusaha, seorang muslim dianjurkan memperbanyak doa agar diberikan rezeki yang halal, baik, dan penuh keberkahan.
Baca Juga: Buya Yahya Ingatkan Bahaya Durhaka kepada Orang Tua, Hidup Bisa Dipenuhi Berbagai Ujian
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
Baca Juga: Sedekah Subuh Bukan Sekadar Berbagi, Ada Doa Dua Malaikat untuk Orang yang Dermawan
Artinya:“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
(HR. Ibnu Majah dan Ahmad)
Doa tersebut mengajarkan bahwa rezeki terbaik bukan hanya banyak secara jumlah, tetapi juga halal, baik, dan membawa keberkahan.
Enam amalan tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar seorang muslim dalam mencari keberkahan hidup. Namun, tetap diperlukan usaha nyata, kerja keras, serta tawakal kepada Allah dalam setiap langkah.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina