Kebaikan Seberat Biji Dzarrah, Disebut Jadi Sebab Orang Beriman Keluar dari Neraka

Silvina • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 10:37 WIB
Ilustrasi cahaya kebaikan sekecil biji dzarrah yang menjadi simbol harapan keselamatan bagi orang beriman.
Ilustrasi cahaya kebaikan sekecil biji dzarrah yang menjadi simbol harapan keselamatan bagi orang beriman.

 

PONTIANAK POST – Sekecil apa pun kebaikan yang masih ada dalam hati seorang Mukmin disebut menjadi bagian penting dalam proses keluarnya penghuni Neraka. Dalam sebuah hadis, ukuran kebaikan itu bahkan disebut hingga seberat biji dzarrah.

Pembahasan Ustadz Ahmas Faiz bin Asifuddin di laman Almanhaj menjelaskan, terdapat riwayat tentang kaum Mukminin yang memberikan syafa’at bagi saudara-saudara mereka yang berada di Neraka.

Dari Satu Dinar hingga Biji Dzarrah

Baca Juga: Orang Beriman Tak Kekal di Neraka, Ini Dalil dan Penjelasannya

Dalam hadis Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, kaum Mukminin memohon kepada Allah agar saudara-saudara mereka dikeluarkan dari Neraka.

Allah kemudian memerintahkan mereka mengeluarkan orang-orang yang mereka kenal. Setelah itu, Allah memerintahkan mereka kembali mencari orang yang memiliki kebaikan seberat satu dinar.

Perintah tersebut kemudian diulang dengan ukuran setengah dinar. Setelah itu, ukuran kebaikan disebut semakin kecil hingga seberat biji dzarrah.

Baca Juga: Ini Sebab Penghuni Neraka Bisa Keluar, Syafa’at Nabi hingga Orang Mukmin,

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadis tersebut:

فَمَنْ وَجَدْتُمْ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ فَأَخْرِجُوْهُ

“Siapa saja yang kalian dapati di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji dzarrah, maka keluarkanlah.”

Baca Juga: Ingin Selamat dari Siksa Kubur dan Neraka? Ini Amalan yang Dianjurkan

Hadis tersebut diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.

Allah Tidak Menyia-nyiakan Kebaikan

Hadis itu kemudian dikaitkan dengan firman Allah Ta’ala dalam Surah An-Nisa ayat 40:

Baca Juga: Api Neraka Disebut 70 Kali Panas Api Dunia, Ini Penjelasan Hadis

إِنَّ اللهَ لاَيَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya Allah tidak menzalimi seseorang meskipun sebesar dzarrah, dan jika ada kebajikan sebesar dzarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar.”

Ayat tersebut disebut dalam hadis Abu Sa’id al-Khudri sebagai penguat penjelasan mengenai kebaikan yang sangat kecil sekalipun.

Baca Juga: Bukan Kayu, Ini Bahan Bakar Api Neraka yang Disebut dalam Alquran

Tidak Kekal bagi Mukmin yang Berdosa

Riwayat-riwayat tersebut menjadi dasar kesimpulan bahwa orang beriman yang masuk Neraka karena dosa tidak akan kekal di dalamnya.

Dalam pembahasan tersebut, keluarnya mereka dapat terjadi melalui syafa’at para pemberi syafa’at, termasuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maupun langsung melalui rahmat Allah tanpa syafa’at.

Baca Juga: Bukan Hanya Jahannam, Ini 8 Nama Neraka yang Disebut dalam Alquran

Sementara itu, orang yang menjadi penghuni kekal Neraka disebut tidak mengalami keadaan seperti orang beriman yang keluar setelah mendapatkan siksa. Ayat yang dikutip dalam pembahasan antara lain:

ثُمَّ لاَيَمُوتُ فِيهَا وَلاَيَحْيَى

“Kemudian dia tidak mati di dalam Neraka dan tidak pula hidup.”(QS Al-A’la: 13).

Baca Juga: Begini Gambaran Wajah Penghuni Neraka dalam Alquran, Ada yang Menghitam

Pembahasan ini menempatkan iman sebagai pembeda antara orang yang akhirnya keluar dari Neraka dan mereka yang menjadi penghuni kekal Neraka.

 

Wallahua'lam bishawab 

 

Editor : Silvina
kebaikan seberat dzarrah Surga Neraka Iman Syafaat