GAMBAR Paus Fransiskus menggunakan jaket puffer berwarna putih mewah dengan merk balenciaga menghebohkan dunia maya.
Dalam gambar itu tampak Paus Fransiskus mengenakan kalung salib yang biasa ia pakai, namun terlihat modis khas sosialita.
Gambar tersebut tampak nyata sehingga tidak sedikit yang percaya keaslian foto tersebut. Bahkan di Twitter terdapat sebuah unggahan yang telah di-retweet lebih dari 25.000 kali.
Dilansir Fortune, gambar itu dibuat dengan program AI dari Midjourney. Setelah sebelumnya perusahaan yang didirikan oleh David Holz itu merilis versi perangkat lunak terbaru dan tercanggih yang dinamai V5.
Berkat tampilan foto realistik V5, gambar Paus Fransiskus mengunakan jaket puffer putih terlihat asli.Namun, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa gambar tersebut palsu dan dihasilkan oleh AI.
Misalnya, tangan yang miring dan tiruan salib di kalung yang masih terlihat melengkung.
Sementara itu, Pontianak Post memeriksa foto Paus Fransiskus menggunakan Hive Moderation, sebuah tools yang dapat mendeteksi gambar merupakan rekaya AI atau bukan.
Dalam sebuah wawancara dengan Buzzfeed, David Holz selaku pendiri Midjourney mengatakan bahwa sangat menakutkan jika banyak orang percaya terkait gambar palsu Paus Fransiskus mengunakan jaket puffer putih mewah, tanpa terlebih dahulu mengeceknya.
"Saya pikir lucu melihat paus dengan jaket lucu. Benar-benar menakutkan bahwa orang-orang berpikir itu nyata tanpa mempertanyakannya," ujar Holz.
Sementara dalam wawancara dengan Fortune pada Januari 2023 Holz mengatakan bahwa ia ingin Midjourney menjadi ruang yang aman bagi semua pengguna tanpa memandang usia atau jenis kelamin.
Menurut dia, Midjourney tidak ingin pengguna menghasilkan gambar yang dapat membuat kemarahan, kekesalan, atau menyebabkan drama, termasuk konten sadis dan dewasa.
Kendati begitu, munculnya gambar palsu terkait Paus Fransiskus telah menunjukkan betapa efektifnya AI dalam menyebarkan informasi yang salah dan memanipulasi opini publik. (sya)
Editor : Syahriani Siregar