Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

CEK FAKTA: [Hoaks] Arab Saudi Izinkan Jual Bebas Alkohol Mulai 2026

Syahriani Siregar • Jumat, 30 Mei 2025 | 08:00 WIB

Foto di Facebook yang mengklaim bahwa Arab Saudi akan mengizinkan penjualan alkohol secara bebas adalah informasi yang tidak benar.
Foto di Facebook yang mengklaim bahwa Arab Saudi akan mengizinkan penjualan alkohol secara bebas adalah informasi yang tidak benar.
PONTIANAK POST – Beredar klaim di media sosial pada Mei 2025, yang mengatakan bahwa pemerintah Arab Saudi akan mengizinkan penjualan alkohol secara bebas mulai 2026.

Namun, setelah dilakukan verifikasi oleh tim koalisi Cek Fakta, klaim tersebut terbukti salah. Informasi ini disebarkan melalui beberapa akun Facebook, salah satunya akun Facebook  ini, ini, dan ini.

Narasi yang beredar di salah satu akun pada Selasa (27/5/2025): ARAB SAUDI BAKAL IZINKAN ALKOHOL DIJUAL BEBAS PADA 2026

Hasil Cek Fakta

Arab Saudi dan Kuwait merupakan satu-satunya negara di wilayah Teluk Arab yang masih melarang peredaran alkohol.

Menanggapi klaim tentang pencabutan larangan alkohol yang sudah berlaku selama 73 tahun, seorang pejabat Arab Saudi menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar, seperti dirilis Reuters.

Di Riyadh, hanya ada satu toko yang menjual alkohol secara terbatas untuk diplomat non-Muslim, dan itu pun hanya untuk kepentingan diplomatik.

Alkohol di Arab Saudi umumnya hanya dapat ditemukan di pasar gelap atau dalam konteks diplomatik.

Meski Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah melaksanakan berbagai reformasi, termasuk mengizinkan perempuan mengemudi dan melonggarkan aturan pemisahan jenis kelamin, larangan alkohol tetap berlaku.

Klaim yang beredar mengenai rencana Arab Saudi untuk mengizinkan penjualan alkohol di kawasan wisata menjelang Piala Dunia 2034 pertama kali muncul dari sebuah blog yang tidak resmi.

Pejabat Arab Saudi menegaskan bahwa klaim tersebut tidak sah dan tidak mencerminkan kebijakan negara.

"Klaim-klaim ini tidak memiliki konfirmasi resmi dari otoritas terkait dan tidak mencerminkan kebijakan atau peraturan yang berlaku di Arab Saudi," ujar pejabat Arab Saudi, dikutip dari Arab News.

Selain itu, pelanggaran terkait konsumsi alkohol bisa berakibat pada deportasi bagi turis yang melanggar.

Kesimpulan

Klaim yang menyebutkan bahwa alkohol akan dijual bebas di Arab Saudi pada 2026 adalah tidak akurat.

Pejabat Arab Saudi menegaskan bahwa larangan terhadap minuman beralkohol tetap berlaku dan tidak ada rencana untuk mencabutnya.

Informasi tersebut berasal dari sebuah blog yang membahas alkohol, namun tidak mencantumkan sumber yang jelas. (sya)

Editor : Syahriani Siregar
#arab saudi #hoaks #cek fakta #alkohol #facebook