Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Mobil Listrik Laris Manis! Ini 5 Merek Terlaris di Tengah Lesunya Industri Otomotif

Miftahul Khair • Jumat, 16 Mei 2025 | 14:12 WIB
Pengunjung melihat kendaraan listrik dalam pameran otomotif Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Pengunjung melihat kendaraan listrik dalam pameran otomotif Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

PONTIANAK POST - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan total penjualan otomotif di bulan April 2025 mencatatkan penurunan.

Secara kuartal, penjualan roda empat juga terkoreksi di periode kuartal I 2025 ini.

Kendati demikian, ada fenomena menarik bahwa segmen elektrifikasi relatif justru meningkat di tengah pelemahan tersebut.

Pada kuartal I tahun ini, penjualan wholesales mobil battery electric vehicle (BEV) mencapai 23.952 unit. Angka penjualan tersebut meningkat sekitar 209 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan penjualan 7.745 unit.

Untuk April 2025, Gaikindo melaporkan penjualan BEV di Indonesia terjual sebanyak 7.394 unit. Sales model itu masih mengungguli segmen hybrid yang pada April 2025 ini tercatat sebesar 4.533 unit.

Pabrikan asal Tiongkok, BYD Group, masih menjadi pemimpin pasar BEV di Indonesia dengan penguasaan atau market share 56 persen.

Secara keseluruhan, BYD berhasil menjual lebih dari 3.496 unit selama April 2025.

Jika digabungkan dengan Denza, sub-merek dari BYD yang menyumbang 811 unit melalui model Denza D9, maka total kontribusi grup ini mencapai 4.307 unit.

Ia mengatakan bahwa “Penjualan BEV ke depannya akan terus meningkat. Hal itu didukung adanya merek dan model-model terbaru yang kian menarik minat masyarakat,” kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto.

Penjualan BEV paling tinggi berasal dari merek BYD, dengan total penjualan mencapai 9.214 unit.

Kedua, dipegang oleh merek Wuling, dengan total penjualan mencapai 3.687 unit. Ketiga, Cherry membukukan total 3.441 unit. Keempat, Denza jumlahnya mencapai 3.335 unit. Kelima, AION dengan total penjualan 1.563 unit.

Meskipun demikian, Jongkie mengatakan bahwa mobil BEV di Indonesia hingga saat ini masih menemui beragam tantangan, seperti infrastruktur, charging station atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang belum sepenuhnya memadai.(agf/dio)

Editor : Miftahul Khair
#penjualan #byd #mobil listrik #industri #otomotif #hybrid