PONTIANAK POST - PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia ini membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp6,7 triliun, tumbuh 1,7 persen year-on-year (YoY).
Kinerja solid tersebut ditopang oleh peningkatan kredit, pertumbuhan dana murah (CASA), dan strategi digital yang konsisten.
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan pertumbuhan positif tersebut mencerminkan ketahanan dan efektivitas strategi Bank.
“Kami mencatat pertumbuhan laba yang sehat, didukung pengelolaan biaya yang disiplin, pendapatan yang berkelanjutan, dan rasio kredit bermasalah (NPL) yang terjaga di 1,98 persen. Dengan modal kuat dan fundamental solid, kami optimistis melanjutkan momentum positif ini,” ujarnya.
Total kredit/pembiayaan CIMB Niaga naik 4,6 persen YoY menjadi Rp228,7 triliun, dengan pertumbuhan merata di seluruh segmen.
Kredit UKM meningkat 5,7 persen, perbankan korporat naik 5,4 persen, dan perbankan konsumer tumbuh 4,3 persen. Di segmen ritel, pertumbuhan terbesar terjadi pada Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang melonjak 18,7 persen.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 8,6 persen YoY menjadi Rp278 triliun, dengan rasio CASA mencapai 67,9 persen atau tumbuh 10,6 persen dibanding tahun lalu. Total aset konsolidasian Bank pun meningkat menjadi Rp369,5 triliun per 30 September 2025.
Lani menegaskan bahwa CIMB Niaga terus berinovasi untuk memperkuat customer experience melalui investasi digital.
Saat ini, 91,1 persen transaksi finansial nasabah dilakukan melalui platform branchless banking seperti OCTO Mobile, BizChannel@CIMB, dan OCTO Pay. Aplikasi OCTO juga semakin terpadu dengan layanan mobile dan internet banking dalam satu sistem yang efisien.
Selain digitalisasi, CIMB Niaga memperkuat komitmen terhadap keuangan berkelanjutan. Sekitar 24 persen dari total pembiayaan Bank atau Rp54,7 triliun telah dialokasikan untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Bank juga meluncurkan Sustainability-Linked FX and Derivatives Program guna membantu nasabah menerapkan prinsip ESG dalam bisnis mereka.
Melalui inisiatif GreenBizReady, CIMB Niaga mendorong pelaku usaha kecil dan menengah bertransformasi ke arah bisnis hijau.
Program ini menyediakan akses ke solusi berkelanjutan seperti teknologi energi terbarukan dan pelatihan efisiensi lingkungan.
“GreenBizReady merupakan bukti nyata komitmen kami menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, sejalan dengan purpose Advancing Customers and Society,” kata Lani.
Sepanjang 2025, CIMB Niaga juga meraih lebih dari 30 penghargaan nasional dan internasional atas inovasi, tata kelola, dan keberlanjutan, termasuk The Best Corporate Emission Reduction Transparency Award 2025 dan Top Brand Award 2025 untuk kategori tabungan anak-anak.
Dengan kombinasi kinerja keuangan yang solid, inovasi digital, dan komitmen terhadap keberlanjutan, CIMB Niaga terus memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan yang berperan aktif dalam memajukan masyarakat dan perekonomian nasional. **
Editor : Aristono Edi Kiswantoro