Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tips Cerdas Membeli Properti Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Finansial

Chairunnisya • Jumat, 24 April 2026 | 12:26 WIB
ilustrasi rumah (JAWAPOS)
ilustrasi rumah (JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Membeli properti sering dianggap sebagai pencapaian besar dalam hidup.

Namun, di balik euforia punya rumah atau aset baru, ada banyak hal yang perlu dipikirkan matang-matang agar tidak berujung penyesalan.

Associate Professor & Dean of School of Business and Management Petra Christian University, Josua Tarigan, membagikan sejumlah tips penting sebelum memutuskan membeli properti.

Ia menekankan, keputusan ini tidak hanya soal kemampuan finansial, tetapi juga perencanaan hidup jangka panjang.

Baca Juga: Inovasi dan Kreativitas Industri Properti untuk Hasilkan Produk Berkualitas

Sebelum membeli, Josua menyarankan calon pembeli untuk menyusun rencana hidup dalam beberapa tahap waktu, mulai dari lima, sepuluh, hingga dua puluh tahun ke depan.

’’Nah kalau sudah tergambar, keputusan membeli properti hunian bisa lebih terarah,’’ katanya, dikutip dari Jawapos.

Perencanaan ini juga membantu menentukan tujuan pembelian.

’’Ini juga menentukan tujuan membeli properti. Apakah untuk tempat tinggal atau bentuk investasi. Perbedaan tujuan mempengaruhi pemilihan hunian,’’ lanjutnya.

Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan untuk Generasi Sandwich, Biar Beban Finansial Lebih Ringan

Setelah tujuan jelas, aspek keuangan menjadi hal pertama yang harus dipastikan. Uang muka atau down payment (DP) wajib tersedia dan aman.

’’Minimal 10-20 persen dari harga rumah. Jadi tidak dibebankan ke cicilan saja,’’ jelasnya.

Besaran DP ini biasanya mengikuti aturan dari developer dan perbankan. Ia juga menambahkan, jika mampu membayar DP lebih besar, keuntungan jangka panjang akan lebih terasa.

Selain itu, calon pembeli perlu menghitung kemampuan mencicil setiap bulan. Idealnya, cicilan tidak melebihi sepertiga dari penghasilan.

’’Cicilan hanya boleh mencapai 30-35 persen dari penghasilan bulanan,’’ kata Josua.

Bagi pekerja dengan penghasilan tidak tetap, seperti freelancer, penting untuk mengatur tabungan secara disiplin agar pembayaran cicilan tetap lancar.

Baca Juga: Pemkab Kubu Raya Dukung Pengembangan Properti, Siap Jadi Pusat Hunian Kalbar

Tak kalah penting, aspek legalitas juga harus diperiksa dengan cermat.

Status properti, apakah sertifikat hak milik (SHM) atau hak guna bangunan (HGB), perlu dipahami secara detail. Masing-masing memiliki konsekuensi dan biaya pengurusan tersendiri.

”Saat ini juga harus jeli melihat brand developer,’’ katanya.

Lokasi juga menjadi faktor krusial yang tidak boleh diabaikan. Hal ini berkaitan erat dengan tujuan pembelian properti.

’’Jika ditinggali sendiri, atau jadi investasi, ini beda sekali,’’ katanya.

Baca Juga: Gaet Lebih Banyak Investor Properti, Pasangan Sujiwo-Sukiryanto Pastikan Pengurusan Izin Usaha Bakal Lebih Mudah

Untuk hunian pribadi, lokasi ideal biasanya dekat dengan tempat kerja, pusat bisnis, atau fasilitas pendidikan anak. Sementara untuk investasi, pertimbangannya bisa lebih fleksibel.

Selain itu, kondisi keluarga turut memengaruhi keputusan. Misalnya, bagi pekerja yang sering berada di luar kota, apartemen di pusat kota bisa menjadi pilihan praktis.

Sedangkan rumah utama tetap dipilih di lokasi yang nyaman untuk keluarga.

Josua juga menyoroti perbedaan perencanaan antara keluarga yang sudah memiliki anak dan yang belum.

 ’’Begitupun perhitungannya, kalau sudah punya anak, maka perhitungannya akan lebih konservatif, durasi cicilan lebih panjang,’’ imbuhnya.

Baca Juga: Inovasi dan Kreativitas Industri Properti untuk Hasilkan Produk Berkualitas

Sebaliknya, bagi yang belum memiliki anak, perhitungan bisa lebih fleksibel. ’’Jadi bisa lebih agresif dalam memutuskan pembiayaan,’’ tambahnya.

Dengan mempertimbangkan semua aspek tersebut, keputusan membeli properti bisa menjadi langkah yang lebih aman, terarah, dan menguntungkan di masa depan. (*)

Editor : Chairunnisya
#tips keuangan #keuangan #properti #rumah #finansial