PONTIANAK POST - Mengelola keuangan sering kali dianggap rumit, apalagi jika harus membagi uang ke banyak rekening.
Padahal, dengan strategi yang tepat, jumlah rekening yang sederhana justru bisa membuat keuangan lebih mudah dipantau dan terkontrol.
PONTIANAK POST - Mengelola keuangan sering kali dianggap rumit, apalagi jika harus membagi uang ke banyak rekening.
Padahal, dengan strategi yang tepat, jumlah rekening yang sederhana justru bisa membuat keuangan lebih mudah dipantau dan terkontrol.
Menurut Rista Zwestika, perencana keuangan yang juga Duta Literasi Keuangan Syariah OJK, seseorang sebenarnya tidak perlu memiliki banyak rekening untuk mengatur keuangan secara sehat.
"Cukup satu rekening utama untuk kebutuhan harian dan gaji, satu rekening tabungan, satu untuk investasi kalau perlu. Dan, satu lagi bisa dipakai untuk kebutuhan rumah tangga jika sudah menikah," jelasnya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan untuk Generasi Sandwich, Biar Beban Finansial Lebih Ringan
Dari sisi jumlah, empat rekening dinilai sudah ideal. Jumlah ini dianggap cukup karena mampu mencakup kebutuhan dasar finansial, baik untuk individu maupun keluarga, sekaligus tetap mudah dipantau.
"Lebih dari empat rekening hanya disarankan jika memang ada fungsi khusus yang tak bisa digabung," paparnya.
Dalam praktiknya, rekening utama berfungsi sebagai pusat arus dana. Rekening ini digunakan untuk menerima gaji maupun pembayaran lainnya.
Selanjutnya, dana dialirkan ke beberapa pos sesuai kebutuhan, seperti rekening harian untuk belanja bulanan, rekening darurat, hingga rekening tujuan khusus seperti tabungan liburan atau uang muka rumah.
Baca Juga: Warga Keluhkan Pemblokiran Massal Rekening, OJK dan Bank Pastikan Dana Aman
Dengan pembagian tersebut, alur keuangan menjadi lebih jelas dan terstruktur. Setiap pos memiliki fungsi yang spesifik sehingga memudahkan pengawasan.
"Dengan sistem ini, setiap alur dana menjadi jelas, dan risiko kebocoran atau lupa posisi uang bisa diminimalkan," lanjutnya.
Melalui pendekatan sederhana ini, pengelolaan keuangan tidak hanya menjadi lebih rapi, tetapi juga membantu menjaga disiplin dalam penggunaan uang sehari-hari. (*)
Jumat, 15 Mei 2026 | 15:23 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 15:19 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:52 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:50 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:14 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:39 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:38 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:37 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:26 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:24 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:20 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:04 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:02 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:57 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:55 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:54 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:50 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:48 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:40 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:36 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:24 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:22 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:14 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:05 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:59 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:54 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:39 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:27 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:15 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:13 WIB