Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Kotawaringin Barat Pastikan Pasokan Pangan Tetap Lancar dan Harga Terkendali Mencegah Inflasi di Tengah Fluktuasi Beberapa Komoditas

Basilius Andreas Gas • Kamis, 14 Mei 2026 | 11:12 WIB
Sejumlah komoditas pangan yang diperjualbelikan di pasar tradisional Indrasari Pangkalan Bun, Rabu (13/5). (ANTARA/Safitri RA).
Sejumlah komoditas pangan yang diperjualbelikan di pasar tradisional Indrasari Pangkalan Bun, Rabu (13/5). (ANTARA/Safitri RA).

PONTIANAK POST- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, memastikan pasokan bahan pangan di wilayahnya tetap lancar untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah inflasi.

Sekretaris Disperindagkop UKM Kobar, Muhammad Suhendra, mengatakan langkah ini dilakukan melalui pemantauan rutin ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional, distributor, hingga jalur distribusi pangan. Pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan pelaku usaha agar tidak terjadi hambatan distribusi maupun kelangkaan.

"Pemkab Kobar juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan pelaku usaha guna memastikan tidak terjadi hambatan distribusi maupun kelangkaan bahan pangan tertentu," ujarnya di Pangkalan Bun, Rabu.

Selain pengawasan distribusi, pemerintah mendorong penguatan produksi pangan lokal melalui sektor pertanian dan hortikultura untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah serta memperkuat ketahanan pangan jangka panjang.

Meski sebagian besar harga pangan stabil, Suhendra mencatat empat komoditas mengalami kenaikan harga di pasar tradisional Indrasari, yakni cabai merah besar, cabai merah keriting, kacang kedelai, dan daging ayam ras. Cabai merah besar naik dari Rp50.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, cabai merah keriting dari Rp60.000 menjadi Rp80.000, kacang kedelai dari Rp15.000 menjadi Rp16.000, dan daging ayam ras dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Sementara itu, bawang putih justru mengalami penurunan harga dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Suhendra menegaskan sebagian besar komoditas lainnya masih stabil.

Disperindagkop UKM Kobar berkomitmen menjaga harga tetap terkendali dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dengan baik. (ant)

 

Editor : Basilius Andreas Gas
#lokal #Bahan Pangan #produksi #Distribusi #harga