PONTIANAK POST - Menghemat pengeluaran dapur tidak selalu harus dengan mengurangi kualitas makanan.
Cara mengelola bahan makanan justru bisa menjadi solusi agar pengeluaran lebih efisien tanpa mengorbankan kebutuhan keluarga.
Perencana keuangan FINANTE, Rahma Maryama CFP, menilai teknik food preparation efektif menghemat waktu sekaligus biaya rumah tangga.
’’Luangkan 30–60 menit setelah belanja untuk mencuci, memotong, dan menyimpan bahan per porsi. Dengan begitu, bahan lebih awet dan tidak tergoda memesan makanan online,’’ ujar Rahma, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Membuat Uang Dapur Cepat Habis
Selain itu, strategi memasak dalam jumlah besar atau batch cooking juga dinilai lebih hemat. Dengan menyiapkan bumbu dasar dalam jumlah banyak, keluarga bisa mengolah beberapa menu berbeda tanpa harus mengulang proses memasak dari awal.
Cara tersebut membantu menghemat penggunaan gas, minyak, dan tenaga.
Rahma juga mendorong kreativitas dalam memanfaatkan sisa makanan agar tidak terbuang sia-sia.
Baca Juga: Harga Pangan Naik di Pasar Sebukit Rama Mempawah, Dinas Perindagnaker Pantau Kenaikan
’’Sisa ayam bisa disuwir untuk nasi goreng atau isian dadar. Sisa sayur rebus bisa diolah jadi bakwan. Mengurangi limbah pangan adalah cara paling elegan menyelamatkan anggaran dapur,’’ katanya.
Menurutnya, pengelolaan bahan makanan yang baik bukan hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga membantu menjaga stok makanan tetap cukup hingga akhir bulan. (*)
Editor : Chairunnisya