PONTIANAK POST - Banyak usaha gagal berkembang karena tidak memiliki rencana bisnis yang jelas. Padahal, dokumen ini berfungsi sebagai panduan arah usaha.
’’Rencana bisnis memuat visi, strategi, operasional, dan keuangan. Ini menjadi panduan sekaligus alat untuk mengukur apakah bisnis bergerak sesuai tujuan atau tidak,’’ kata Konsultan Bisnis dan Web Bisnis, Firman Elhakim, dilansir dari Jawapos.
Pengelolaan Modal Harus Terukur
Baca Juga: Kesiapan Mental dan Strategi Jadi Kunci Awal Membangun Usaha
Dari sisi keuangan, Firman menekankan pentingnya perhitungan modal secara rinci. Modal tidak hanya mencakup biaya awal, tetapi juga operasional beberapa bulan pertama.
Ia juga mengingatkan agar modal usaha tidak diambil dari dana darurat keluarga.
’’Modal usaha jangan diambil dari dana darurat keluarga, biaya pendidikan anak, maupun tabungan yang dialokasikan untuk kebutuhan kesehatan. Bisnis tetap memiliki risiko jadi harus dipisahkan dari kebutuhan penting rumah tangga,’’ imbuhnya.
Baca Juga: Pelaku Ekonomi Kreatif di Pontianak Keluhkan Sulitnya Mengurus Perizinan Usaha Baru
Waktu Terbaik Memulai Usaha Adalah Sekarang
Menurut Firman, banyak orang menunda memulai usaha karena menunggu kondisi ideal. Padahal, hal itu justru bisa membuat kehilangan momentum.
’’Waktu terbaik memulai usaha adalah sekarang. Banyak orang menunda dengan berbagai alasan, padahal peluang bisa hilang jika terus menunggu,’’ tuturnya. (*)
Editor : Chairunnisya