PONTIANAK POST - Dua kawasan industri di Kalimantan Barat, yakni Kawasan Industri Landak dan Kawasan Industri Ketapang, masuk dalam daftar revisi Proyek Strategis Nasional (PSN).
Keterangan tersebut diterbitkan pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.
Status ini, boleh jadi membuka peluang percepatan investasi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat Kalbar.
Total 44 Kawasan Industri Masuk Revisi PSN
Dilansir dari laman Portal Kawasan Industri ( 26/11/2025), revisi daftar PSN ini mencakup 44 kawasan industri di berbagai wilayah Indonesia yang berfungsi sebagai pengungkit agar investasi manufaktur dan hilirisasi bisa tumbuh cepat.
Status PSN bukan sekadar label administratif, melainkan menjadikan kawasan tersebut simpul pembangunan yang terhubung dengan pelabuhan, pasokan energi, dan layanan izin terpadu, sehingga proses investasi bisa berjalan lebih cepat dibanding kawasan industri biasa.
Fungsi Status PSN bagi Kawasan Industri
Portal Kawasan Industri menjelaskan bahwa PSN adalah daftar proyek prioritas pemerintah yang ditetapkan karena dampaknya dinilai strategis terhadap perekonomian nasional, pemerataan pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja.
Untuk sektor kawasan industri, status PSN berfungsi sebagai pengungkit agar investasi manufaktur dan hilirisasi dapat tumbuh lebih cepat, dengan kawasan industri PSN dihubungkan pada pelabuhan atau terminal logistik, pasokan energi, serta layanan izin terpadu.
Baca Juga: Tol Pontianak–Singkawang Tak Masuk Daftar 50 PSN, Proyek Belum Bergerak
Diarahkan ke Sektor Agroindustri dan Pangan
Sumber yang sama menyebut bahwa masuknya Landak dan Ketapang, bersama Wilmar Serang di Banten, menunjukkan fokus pemerintah pada sektor agroindustri dan pangan, sejalan dengan agenda swasembada pangan dan penguatan ekspor produk olahan.
Disebutkan pula bahwa strategi ini bertujuan membangun nilai tambah di dekat sumber bahan baku utama seperti kelapa sawit, karet, dan hasil agro lainnya.
Dampak Ekonomi Berdasarkan Data Kementerian
Secara umum, Portal Kawasan Industri mencatat bahwa kawasan-kawasan berstatus PSN biasanya memiliki nilai investasi multi-miliar dolar dan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja, sekaligus mendorong pertumbuhan kota-kota baru di sekitar lokasi kawasan industri atau tambang.
Selain itu, status PSN turut mempercepat pembangunan proyek energi, pelabuhan, jalan, dan infrastruktur pekerja, sehingga meningkatkan kepastian bagi investor hilir, pemasok, maupun jasa logistik.
Editor : Miftahul Khair