PONTIANAK POST — Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mendorong Desa Sebubus, Kabupaten Sambas, menjadi sentra garam rakyat unggulan di Kalimantan Barat. Krisantus menilai desa ini memiliki potensi besar.
"Desa Sebubus memiliki potensi besar mengembangkan produksi garam karena didukung garis pantai yang panjang, ketersediaan air laut, serta kondisi cuaca yang mendukung proses produksi," kata Krisantus saat meninjau usaha garam rakyat di Sambas, Sabtu (22/8).
Satu Bedengan Bisa Hasilkan Satu Ton Garam
Dalam kunjungan tersebut, Krisantus melihat langsung proses produksi garam rakyat yang dilakukan masyarakat.
Tahapan produksi meliputi pemompaan air laut, pengendapan di kolam, penjemuran hingga pengemasan garam.
Ia menyebut satu bedengan dapat menghasilkan sekitar satu ton garam. Dengan harga jual Rp2.000 per kilogram, produksi tersebut berpotensi menghasilkan omzet sekitar Rp2 juta per bedengan.
"Ini potensi yang luar biasa. Satu bedengan bisa menghasilkan sekitar satu ton garam. Kalau satu kilogram dijual Rp2.000, berarti satu ton bisa menghasilkan sekitar Rp2 juta dari satu bedengan," ujarnya.
Menurut Krisantus, peningkatan jumlah dan kapasitas bedengan dapat mendorong produktivitas sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pengembangan tersebut, kata dia, perlu dilakukan secara berkelanjutan agar usaha garam rakyat di Sebubus memiliki daya tahan dan nilai ekonomi yang lebih besar.
Garam Sebubus Didorong Masuk Pasar Konsumsi
Krisantus juga mendorong agar produksi garam Sebubus tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pengolahan ikan.
Ia berharap produk tersebut dapat dikembangkan menjadi garam konsumsi yang memenuhi standar mutu dan kesehatan.
"Ke depan, kita harapkan garam ini tidak hanya untuk mengolah ikan, tetapi juga bisa menjadi garam konsumsi dengan penambahan yodium sehingga memenuhi standar untuk dikonsumsi," katanya.
Peningkatan kualitas produk perlu diikuti dengan penguatan merek dan kemasan. Langkah tersebut dinilai penting agar garam Sebubus dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Krisantus menyebut pasar yang dapat dibidik antara lain supermarket dan minimarket di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Wagub Krisantus Soroti Internet di Temajuk: PLB Sudah Dibuka, Tapi Sinyal di Hape Kosong
Pemprov Kalbar Siapkan Dukungan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan siap mendukung pengembangan usaha garam rakyat di Desa Sebubus.
Dukungan tersebut mencakup bantuan peralatan, pelatihan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, pemenuhan standar mutu hingga fasilitasi pemasaran.
"Pemerintah Provinsi berkomitmen membantu dari sisi alat, pelatihan hingga pemasaran. Harapan saya, Desa Sebubus ke depan bisa menjadi sentra garam rakyat terbesar di Kalimantan Barat," tegas Krisantus.
Dalam kunjungan itu, Krisantus juga berdialog dengan kelompok usaha garam rakyat untuk mengetahui kapasitas produksi, kendala yang dihadapi, serta peluang pengembangan usaha.
Ia sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan usaha garam rakyat.
Fokus pada Produktivitas dan Nilai Tambah
Pemprov Kalbar akan menindaklanjuti hasil peninjauan melalui penguatan kapasitas pelaku usaha dan peningkatan kualitas produk.
Pemerintah daerah juga akan mendorong sertifikasi produk, fasilitasi kemitraan serta perluasan akses pemasaran.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, nilai tambah dan daya saing garam rakyat.
Dengan dukungan tersebut, Desa Sebubus diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra garam unggulan di Kalimantan Barat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara