PONTIANAK POST - Penyanyi dangdut Dewi Perssik hadir dalam konferensi pers Dangdut Academy 7 yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (13/6). Selain Depe, sapaan akrabnya, sejumlah selebriti lain juga turut hadir, seperti Soimah, Lesti Kejora, dan Elvy Sukaesih. Saat diberi kesempatan berbicara, Dewi Perssik langsung menyinggung julukan “Nona Ambon” yang sempat disematkan kepadanya akibat salah lirik ketika membawakan lagu Pica Pica. Momen ini ia tanggapi dengan santai dan penuh canda.
Ramzi, yang duduk di sampingnya, mencoba menenangkan Depe agar tak terlalu larut membahas hal itu. Namun, Depe tak merasa tersinggung. Ia justru menganggap Ramzi sebagai penyeimbang emosinya. “Katanya takut aku nggak terkontrol. Jadi Ramzi ini sering bisik-bisik, kayak jadi rem buat aku. Kalau ada bisik-bisik tetangga, Dewi Perssik masih bisa kontrol, karena ada pawangnya di belakang,” ucapnya sambil tertawa.
Dalam kesempatan itu, Dewi Perssik juga menyampaikan pesan penting kepada para kontestan D’Academy 7. Ia menekankan agar mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini. “Banyak di luar sana, jutaan orang bahkan, ingin berada di posisi kalian. Ini kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, demi kehidupan yang lebih baik,” ujar Depe.
Ia meyakini bahwa mereka yang berhasil menonjol di ajang ini, baik sebagai juara maupun runner-up yang memiliki peluang besar untuk sukses di industri hiburan. Menurutnya, alumni D’Academy terbukti mampu mengangkat derajat diri dan keluarga. “Seperti yang saya bilang, bukan sombong, tapi ini fakta. Mereka yang berjaya kariernya luar biasa. Bisa bantu keluarga, dan otomatis derajat diri mereka juga terangkat.”
Lebih jauh, Dewi Perssik mengaku bangga dengan kualitas kontestan tahun ini. Menurutnya, banyak di antara mereka yang sudah layak tampil secara profesional, bukan sekadar peserta kompetisi. “Kalau saya lihat, mereka ini sebenarnya sudah bukan level ajang pencarian bakat lagi. Mereka sudah pantas manggung, menghibur, dan jadi bintang,” tutupnya. (jpc)
Editor : Hanif