Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Monita Tahalea Siap Tampil Total di Jazz Gunung 2025

Miftahul Khair • Sabtu, 5 Juli 2025 | 16:11 WIB
Penyanyi Monita Tahalea.
Penyanyi Monita Tahalea.

PONTIANAK PSOT - Penyanyi Monita Tahalea menjadi salah satu nama yang dipastikan tampil dalam rangkaian Jazz Gunung Series 2025.

Musisi berusia 37 tahun ini dijadwalkan manggung di edisi Jazz Gunung Bromo II, tepatnya pada 26 Juli mendatang di Amphitheater Jiwa Jawa Resort, Jawa Timur.

Dalam penampilannya kali ini, Monita menjanjikan sesuatu yang berbeda untuk para penonton. Ia akan membawakan materi dari album terbarunya bertajuk Merona, yang resmi dirilis pada 30 Juni lalu.

“Memang ini keputusan yang lumayan berani buat aku pribadi. Jadi, aku lumayan excited juga bawakan secara live dan pengin tampil dengan ambience berbeda juga sih,” ujar Monita saat konferensi pers di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Album Merona berisi sembilan lagu yang merepresentasikan sisi musikal Monita yang lebih eksploratif. Tidak hanya bermain di ranah jazz, album keempatnya itu juga memadukan berbagai warna musik lain seperti pop dan elektronik.

“Banyak hal baru, referensi baru. Meskipun gayanya tetap jazz, penulisan lirikku itu pop. Jadi, banyak unsur di dalam sini. Pop iya, jazz iya, elektronik iya,” ungkap jebolan Indonesian Idol musim kedua tersebut.

Jazz Gunung Series 2025 sendiri digelar dalam tiga bagian. Edisi pertama dan kedua berlangsung pada 18–20 Juli serta 25–26 Juli di kawasan Bromo.

Sementara penutupan akan dilaksanakan pada 9 Agustus 2025 di Amphitheater Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi.

Selain Monita, acara ini juga akan diramaikan oleh deretan musisi seperti RAN, Karimata, Jamie Aditya & The Mezzrollers, Chagall, Emptyyy, dan lainnya.

Monita juga menyiapkan diri secara fisik untuk tampil di area dataran tinggi. Meski bukan pertama kalinya tampil di Jazz Gunung, ia mengakui bahwa tantangan cuaca tetap menjadi perhatian utama.

“Buatku itu medannya cukup menantang bernyanyi di atas ketinggian karena cuaca dingin dan dengan segala tekanan udaranya,” jelasnya.

Ia pun mengingat pengalaman sebelumnya saat harus tampil di tengah turunnya kabut.

“Dulu pengalaman pertama kali nyanyi pas kabut turun, langsung masuk ke tenggorokan dan ke hidung. Itu cukup (menantang, Red sih),” kenangnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pelantun “Kekasih Sejati” ini sudah punya strategi khusus agar tetap prima selama tampil.

“Biasanya warming up cukup lama dan sering di belakang stage. Harus banyak movement juga, nggak boleh stay di satu tempat yang dikelilingi kabut,” katanya.

Dengan pengalaman dan persiapan matang, penampilan Monita di Jazz Gunung Bromo II 2025 dipastikan bakal menjadi salah satu yang paling dinanti. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#merona #Jazz Gunung 2025 #album baru #monita tahalea