KONTROVERSI yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi terus menggema di ruang publik setelah rekaman kamera CCTV yang diduga memperlihatkan hubungan intim keduanya tersebar luas.
Kisruh ini bermula dari keberanian istri sah Insanul, Wardatina Mawa, membongkar dugaan perselingkuhan suaminya.
Ia mengaku memiliki rekaman CCTV berdurasi sekitar dua jam yang memperlihatkan adegan ranjang antara suaminya dan Inara Rusli, sehingga memantik gelombang reaksi keras dari publik.
Belakangan muncul dugaan bahwa rekaman tersebut bisa diakses karena keterlibatan Virgoun, mantan suami Inara.
Dalam podcast di kanal YouTube dr. Richard Lee, Insanul Fahmi memberikan sinyal bahwa Virgoun diduga memberikan akses rekaman kepada Mawa.
Dugaan ini semakin mencuat ketika Eva Manurung, ibunda Virgoun, mengakui bahwa putranya memang memiliki akses CCTV di rumah Inara demi memantau anak-anak mereka.
Ia menduga bahwa saat Virgoun membuka kamera itu, tiba-tiba muncul adegan yang melibatkan Inara dan Insanul.
Viralnya rekaman CCTV itu membuat situasi semakin memanas. Hujatan dari netizen mengalir deras kepada Inara Rusli.
Publik mempertanyakan klaimnya yang menyebut dirinya sebagai korban kebohongan Insanul Fahmi.
Pada saat bersamaan, Inara mencoba menahan serangan warganet dengan menyampaikan bahwa ia telah menikah siri dengan Insanul.
Namun, alih-alih meredam kemarahan publik, langkah itu justru menimbulkan lebih banyak kecurigaan. Warganet mempertanyakan keabsahan pernikahan siri tersebut dan menganggapnya sebagai upaya membenarkan tindakan yang telanjur viral.
Ketika tanggal pernikahan siri terungkap, publik makin bingung. Inara dan Insanul ternyata baru berkenalan pada 31 Juli 2025 dan menikah siri hanya delapan hari kemudian, yakni pada 7 Agustus.
Yang lebih menghebohkan, rekaman CCTV yang menjadi sumber masalah terjadi pada 8 Agustus, atau sehari setelah pernikahan itu berlangsung.
Pernyataan keduanya pun saling bertolak belakang. Insanul menyebut keluarganya tak tahu-menahu tentang pernikahan itu, sementara Inara mengklaim acara tersebut dihadiri kedua belah pihak keluarga.
Ketidakserasian keterangan ini membuat publik makin ragu dan mencurigai adanya rekayasa.
Inara Mengaku Korban
Kuasa hukum Inara, Putra Kurniadi dan Andi Taslim, kemudian turun memberikan penjelasan panjang. Mereka menegaskan bahwa Inara adalah korban kebohongan yang dirangkai Insanul Fahmi.
Menurut mereka, Insanul mengaku single ketika mendekati Inara, bahkan memperkenalkannya kepada keluarga sebagai bukti keseriusan. Ia mengajak taaruf dan merencanakan pernikahan resmi pada 2026.
Namun karena hubungan mereka dianggap semakin dekat, Insanul mengusulkan nikah siri terlebih dahulu agar terhindar dari perbuatan dosa. Inara, yang merasa telah diyakinkan secara penuh, akhirnya menyetujui pernikahan siri tersebut.
Sayangnya, tak butuh waktu lama bagi Inara untuk mengetahui bahwa dirinya ternyata menjadi istri kedua. Ia mengetahuinya langsung dari pesan Mawa, perempuan yang selama ini memegang status istri sah Insanul.
Menyadari dirinya masuk dalam permainan penuh kebohongan, Inara memutuskan mundur dari pernikahan itu demi menjaga perasaan sesama perempuan.
Ia meminta agar pernikahan tersebut diakhiri, sebab ia tak bisa mempertahankan hubungan yang dibangun di atas kebohongan.
Sementara itu, rumah tangga Insanul dan Mawa juga berada di ujung tanduk. Dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo, Mawa menegaskan bahwa ia sudah mantap untuk bercerai.
Ia mengatakan merasa sangat terluka, terlebih setelah mengetahui bahwa suaminya kembali terlibat peristiwa serupa yang pernah terjadi pada 2023.
Keputusan Mawa pun menegaskan bahwa Insanul kini ditinggalkan dua perempuan sekaligus, baik istri sah maupun istri siri.
Di tengah panasnya situasi, publik menuntut Inara untuk meminta maaf kepada Mawa. Namun ketika Inara akhirnya muncul ke hadapan media di Pluit, Jakarta Utara, Jumat (28/11), permintaan maafnya dinilai tidak menyentuh inti persoalan.
Ia meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi, tetapi tidak menyampaikan langsung permintaan maaf kepada Mawa.
Publik pun kembali merasa kecewa. Dalam pernyataannya, Inara mengatakan bahwa ia tidak mengetahui status Insanul sebenarnya dan merasa telah dibohongi.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang masih memberinya kepercayaan di tengah badai yang menghantam dirinya.
Mawa Lapor Polisi
Di sisi lain, ibunda Virgoun, Eva Manurung, secara terpisah menyoroti persoalan poligami yang menjadi inti persoalan.
Ia menegaskan bahwa dalam hukum Islam, poligami bukanlah hal terlarang, namun harus dilakukan sesuai syarat, yakni mendapatkan izin istri sah.
Ia menyayangkan bahwa pernikahan tersebut dilakukan tanpa memperhatikan syarat-syarat itu sehingga justru berujung pada skandal yang mencoreng banyak pihak.
Kisruh ini juga berujung pada jalur hukum. Wardatina Mawa membuat laporan ke Polda Metro Jaya dengan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Sebaliknya, Inara melaporkan penyebaran rekaman CCTV ke Bareskrim Polri.
Dua laporan berbeda ini membuat situasi semakin rumit, memperlihatkan bahwa kasus ini tidak hanya menyisakan luka secara emosional, tetapi juga berbuntut panjang di ranah hukum.
Hingga kini, polemik ini masih menjadi pembicaraan publik. Rekaman CCTV, nikah siri kilat, dugaan kebohongan, hingga langkah saling melapor membuat kisruh ini menjadi salah satu drama rumah tangga paling menyita perhatian di akhir tahun ini. (jpc)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro