Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Polisi Periksa Reza Arap Terkait Kematian Lula Lahfah, Penyebab Masih Ditelusuri

Hanif PP • Selasa, 27 Januari 2026 | 11:48 WIB

 

Kebersamaan Reza Arap Oktovian bersama almarhumah Lula Lahfah.
Kebersamaan Reza Arap Oktovian bersama almarhumah Lula Lahfah.

PONTIANAK POST – Polisi terus mendalami kematian selebgram Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1). Salah satu fokus penyelidikan adalah keberadaan kekasih korban, Reza ‘Arap’ Oktovian, yang dipastikan berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat jenazah Lula ditemukan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan bahwa Reza Arap dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Senin (26/1). “Iya benar, Reza Arap diperiksa hari ini (kemarin, red.),” ujar Budi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi, Reza Arap hadir di TKP setelah mendapat kabar Lula meninggal dunia. Namun, waktu pasti kedatangannya masih didalami.

“Saksi menyebut dia ada di TKP setelah dikabari meninggal. Tapi kami masih dalami apakah datang saat kejadian atau setelahnya,” kata Iskandarsyah.

Selain Reza Arap, polisi juga memeriksa sejumlah teman dekat Lula untuk menyusun alur peristiwa sebelum kematian selebgram tersebut.

Misteri semakin kuat karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Lula. Akibatnya, penyebab kematian belum dapat dipastikan secara medis.

Polisi hanya mengandalkan pemeriksaan luar oleh dokter serta rekam medis korban. “Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” kata Kombes Budi.

Fakta lain terungkap dari keterangan asisten rumah tangga (ART). Pada malam sebelum ditemukan meninggal, ART sempat mendengar Lula mengerang kesakitan dari dalam kamar.

Esok paginya sekitar pukul 09.00 WIB, ART mengetuk pintu kamar namun tidak mendapat respons. Hingga sore hari Lula tak kunjung keluar, sehingga petugas keamanan apartemen membuka pintu secara paksa dan menemukan Lula sudah meninggal dunia di atas kasur.

Polisi juga menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan rumah sakit di dalam apartemen Lula di lantai 25 apartemen kawasan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Temuan ini kini diuji di laboratorium forensik.

“Tidak ada tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari rumah sakit,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih.

Hingga kini, polisi telah memeriksa sedikitnya enam saksi dan masih menunggu hasil uji laboratorium barang bukti untuk menentukan arah penyelidikan. Polisi menegaskan belum menyimpulkan adanya unsur pidana. Namun klarifikasi terhadap Reza Arap tetap diperlukan karena keberadaannya di TKP.

“Kami minta masyarakat tidak berspekulasi. Semua masih kami dalami berdasarkan keterangan saksi dan hasil laboratorium,” tegas Iskandarsyah. Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus berjalan hingga penyebab kematian dapat dipastikan secara ilmiah. (jpc)

Editor : Hanif
#kematian #polisi #Lulu Lahfah #penyelidikan #klarifikasi #Reza Arap #autopsi