PONTIANAK POST - Aktor Hollywood Matthew McConaughey baru-baru ini membagikan kisah masa lalunya saat mengasingkan diri ke Peru selama 22 hari.
Melalui podcast "No Magic Pill", peraih Oscar ini mengaku nekat hidup tanpa listrik akibat tekanan popularitas yang demikian masif.
Selama masa pelariannya tersebut, ia melepas identitas artisnya dan mengganti namanya menjadi Mateo.
Langkah ekstrem ini sengaja ia lakukan agar bisa benar-benar lepas dari statusnya sebagai seorang selebritas dunia.
McConaughey merasa perlu kembali menapakkan kaki ke bumi setelah mendadak terkenal di masa awal kariernya.
Baca Juga: James Bond Baru Segera Hadir, Amazon MGM Mulai Audisi Pemeran 007
Ia ingin menguji dan mencari validasi tentang mana kehidupan yang asli dan mana yang sekadar kepalsuan belaka.
"Saya harus keluar (dari rutinitas). Boom. Pergi ke Peru," ungkap Matthew McConaughey, dikutip dari Variety.
Awalnya, ia merasa 12 hari pertama di Peru berjalan sangat aneh dan membingungkan.
Baca Juga: Film The Batman Part 2 Bertabur Bintang: Scarlett Johansson dan Sebastian Stan Resmi Bergabung!
Namun, sisa hari berikutnya justru memberikan pencerahan besar hingga ia merasa sanggup jika harus hidup selamanya di sana.
Setelah menyadari hal tersebut, ia akhirnya merasa siap untuk pulang kembali ke rumahnya di Amerika Serikat.
Kepergiannya ke Peru berhasil mengembalikan kepercayaan diri dan identitas aslinya yang sempat terombang-ambing popularitas.
"Mereka menangis saat berpisah dengan pria bernama Mateo, yang tidak ada hubungannya dengan selebritas," tambah McConaughey.
Nekat Menolak Tawaran Rp220 Miliar
Aksi mengasingkan diri ini ternyata bukan satu-satunya momen dramatis dalam perjalanan karier sang aktor kawakan.
Bertahun-tahun kemudian, ia kembali meninggalkan Hollywood dan memboyong keluarganya pindah dan menetap di Texas.
Ia merasa frustrasi karena Hollywood selalu membatasi perannya hanya dalam film komedi romantis (rom-com).
Baca Juga: A Quiet Place Part III Resmi Mulai Syuting, John Krasinski Bagikan Foto Perdana
Padahal namanya sudah sangat besar lewat film hit seperti The Wedding Planner dan How to Lose a Guy in 10 Days.
Pindah ke Texas sempat membuat McConaughey takut kariernya tamat hingga terpikir untuk mencari pekerjaan baru.
Ia bahkan sempat berniat menjadi guru SMA, belajar menjadi konduktor musik, atau pemandu wisata alam liar.
Sinyal pemberontakannya makin kuat saat ia nekat menolak tawaran film rom-com senilai 14,5 juta dolar AS (sekitar Rp228 miliar).
Keputusan berani tersebut langsung menyadarkan Hollywood bahwa dirinya tidak sedang main-main untuk mengubah jalur kariernya.*
Editor : Uray Ronald