Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

The Price of Confession Gabungkan Misteri Pembunuhan dengan Kritik Sosial Menarik

Chairunnisya • Minggu, 17 Mei 2026 | 15:26 WIB
Potongan adegan The Price of Confession (DOK JAWAPOS)
Potongan adegan The Price of Confession (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Drama kriminal dengan misteri berlapis memang selalu punya tempat tersendiri bagi penonton. Hal itu pula yang ditawarkan serial Netflix, The Price of Confession.

Serial garapan sutradara Lee Jung-hyo ini menghadirkan teka-teki yang perlahan membuka rahasia demi rahasia hingga bagian akhir cerita.

Nuansa thriller berpadu dengan drama psikologis membuat penonton terus dibuat menebak siapa sebenarnya pelaku di balik berbagai kejahatan yang terjadi.

Baca Juga: Erling Haaland Debut Film di ‘Viqueens’, Isi Suara Prajurit Viking

Dilansir dari Jawapos, cerita berfokus pada AN Yun-su yang diperankan Jeon Do-yeon. Yun-su ditangkap karena diduga membunuh suaminya, Lee Ki-dae yang diperankan Lee Ha-yul.

Menariknya, Yun-su justru bersikeras bahwa dirinya adalah pelaku. Namun, publik, media, hingga penyidik tidak percaya begitu saja.

Mereka menilai Yun-su menunjukkan sikap mencurigakan dan tidak tampak terlalu berduka atas kematian suaminya. Akibat dugaan yang belum terbukti, Yun-su akhirnya harus mendekam di tahanan.

Baca Juga: Drama Korea Unmasked: Investigasi Penuh Misteri dan Komedi yang Menggigit 

Di penjara, Yun-su bertemu dengan Mo Eun yang diperankan Kim Go-eun.

Mo Eun ditahan karena membunuh pasangan dokter dan dianggap sebagai psikopat karena tidak menunjukkan penyesalan sedikit pun. Dia bahkan terancam hukuman seumur hidup.

Pertemuan keduanya menjadi titik penting dalam cerita. Mo Eun menawarkan sebuah kesepakatan kepada Yun-su.Baca Juga: Battle Drama Korea Terbaru Semua Layak Rating Tinggi

Dia bersedia mengaku sebagai pembunuh suami Yun-su agar perempuan itu bisa bebas.

Sebagai gantinya, Yun-su harus memenuhi permintaan Mo Eun untuk membunuh seseorang yang berkaitan dengan masa lalu serta dendam pribadinya.

Pada awal cerita, The Price of Confession memang tampak seperti serial kriminal pada umumnya, yakni tokoh utama yang menjadi korban fitnah sebuah kasus.

Namun, seiring berjalannya waktu, serial ini berkembang menjadi permainan psikologis yang penuh kejutan.

Hubungan antara Yun-su dan Mo Eun menjadi kekuatan utama cerita.

Yun-su yang terlihat baik perlahan dipaksa masuk ke situasi gelap, sementara Mo Eun yang dicap psikopat justru menyimpan sisi emosional dan luka batin yang perlahan terungkap.

Baca Juga: Film The Batman Part 2 Bertabur Bintang: Scarlett Johansson dan Sebastian Stan Resmi Bergabung!

Penulis Kwon Jong-kwan tidak hanya menyusun cerita thriller dengan lapisan misteri. Dia juga menyisipkan kritik sosial tentang mudahnya masyarakat menilai seseorang hanya dari penampilan dan asumsi.

Hal itu terlihat saat Yun-su ditangkap dan diadili berdasarkan dugaan yang belum jelas kebenarannya.

Begitu pula dengan Mo Eun yang langsung dicap psikopat tanpa banyak orang mengetahui masa lalu dan luka yang dia simpan.

Dalam wawancara yang dikutip dari Allkpop, Do-yeon menjelaskan bahwa bermain dalam serial thriller menjadi pengalaman baru baginya.

Baca Juga: KPop Demon Hunters Jadi Konser Live, Siap Bawa Karakter Film ke Dunia Nyata

Terlebih, karakter Yun-su memiliki kondisi emosional yang kompleks karena harus menghadapi duka sekaligus tuduhan pembunuhan.

“Menyelami motivasi Yun-su adalah bagian penting. Meski tampak ceria dan bebas, sebenarnya Yun-su adalah yatim piatu yang merindukan sebuah keluarga. Dia juga sangat peduli pada apa yang orang pikirkan tentangnya,” tambah Do-yeon, dikutip dari Kpopmap.

Sementara itu, Go-eun kembali menunjukkan kemampuan akting yang kuat lewat karakter Mo Eun.

Ekspresi datar, tatapan sinis, hingga senyum dinginnya setelah melakukan pembunuhan sukses menghadirkan ketegangan dalam cerita.

Aktris tersebut bahkan memangkas pendek rambutnya demi memperkuat kesan eksentrik sekaligus misterius dari karakter Mo Eun.

“Aku yang mengusulkan potongan rambut pendek pada sutradara. Aku ingin karakter Mo Eun misterius sekaligus terekspos. Di satu sisi, aku harus menjaga karakterku agar tidak terbaca,” jelas Go-eun.

Baca Juga: Sung Kang Ajak Fans Nobar Trailer "Drifter", Film Balap Terbaru Garapannya

Kemampuan Go-eun mempertahankan emosi karakter Mo Eun menjadi salah satu kunci keberhasilan The Price of Confession sebagai serial thriller yang intens dan mencekam.

Dengan total 12 episode, serial ini memiliki alur yang cukup cepat. Teknik maju-mundur dalam penceritaan memang berpotensi membuat penonton bingung jika tidak fokus mengikuti detail cerita.

Namun, bagi penonton yang sabar menyusun potongan demi potongan misteri, serial ini menawarkan ketegangan yang konsisten hingga pengungkapan klimaks di bagian akhir. (*)

Editor : Chairunnisya
#film misteri #film #drama korea