Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Javier Bardem Bela Palestina di Cannes, Tidak Takut Boikot Hollywood

Uray Ronald • Senin, 18 Mei 2026 | 08:00 WIB
Javier Bardem. (Fictionhorizon)
Javier Bardem. (Fictionhorizon)
 
PONTIANAK POST - Aktor peraih Oscar, Javier Bardem, menilai situasi di Hollywood kini mulai berubah dalam menyikapi isu Palestina.

Menurutnya, semakin banyak orang yang mulai menyadari bahwa konflik dan kekerasan di Gaza sudah tidak bisa diterima.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam konferensi pers film terbarunya, The Beloved, di Festival Film Cannes.

Bardem menegaskan bahwa kesadaran publik global kini tumbuh lebih cepat berkat peran aktif generasi muda.

Bardem sejauh ini menjadi salah satu aktor yang paling vokal menyuarakan topik tersebut. 

Ia bahkan memanfaatkan kesempatan di panggung Oscar untuk menyerukan “Free Palestine” saat membacakan pemenang penghargaan film internasional terbaik.

Baca Juga: Donald Trump Jadi James Bond Versi AI, Unggahan Gedung Putih Tuai Ejekan

Saat ditanya mengenai dampak sikapnya itu terhadap karier, Bardem mengaku tidak takut ditolak oleh industri film Hollywood. 

Ia merasa harus tetap menyuarakan kebenaran meskipun ada rasa khawatir yang membayangi langkahnya.

Bardem menyatakan siap menanggung segala konsekuensi dari sikap politiknya demi menjaga integritas diri.

"Rasa takut itu memang ada, harus diakui, tapi kita tetap harus bertindak meskipun merasa sedikit takut atau khawatir," ujarnya, dilansir Variety.

"Kamu harus bisa bercermin, menatap matamu sendiri, dan itulah yang saya lakukan. Ibu saya mengajari saya untuk menjadi diri saya yang sekarang. Tidak ada rencana cadangan. Hal ini membawa konsekuensi, dan saya siap menanggungnya."

Baca Juga: James Bond Baru Segera Hadir, Amazon MGM Mulai Audisi Pemeran 007

Sampai saat ini, Bardem sendiri mengaku masih terus menerima banyak tawaran pekerjaan dari berbagai belahan dunia. 

Hal itu membuatnya yakin bahwa ancaman daftar hitam (blacklist) di industri film kini sudah tidak efektif lagi.

Sebaliknya, ia menilai pihak yang membuat daftar hitam justru yang akan mendapat konsekuensi sosial dari publik.

Perubahan ini dianggap sebagai sebuah pergeseran besar yang sedang terjadi di dunia hiburan global.

Baca Juga: Film The Batman Part 2 Bertabur Bintang: Scarlett Johansson dan Sebastian Stan Resmi Bergabung!

Sebut Genosida di Gaza Sebagai Fakta Nyata

Bardem menegaskan bahwa situasi yang terjadi di Gaza saat ini adalah sebuah fakta genosida yang nyata.

Menurutnya, tindakan keji tersebut sama sekali tidak memiliki alasan kuat atau pembenaran apa pun.

Ia juga menambahkan bahwa sikap diam atau mendukung tindakan tersebut sama saja dengan mendukung genosida.

Pernyataan tegas ini langsung menarik perhatian besar dari para jurnalis yang hadir di Cannes.

Baca Juga: Kisah Matthew McConaughey Kabur ke Peru, Hidup Tanpa Listrik demi Lepas dari Status Artis Top Hollywood

Di luar kontroversi pernyataannya, film baru Bardem yang berjudul The Beloved justru sukses besar di Cannes. 

Film arahan sutradara Rodrigo Sorogoyen ini mendapat sambutan meriah berupa tepuk tangan berdiri (standing ovation) selama tujuh menit.

Dalam film drama tersebut, Bardem berperan sebagai sutradara legendaris yang mencoba memperbaiki hubungan dengan putrinya.

Proses syuting bersama itu perlahan membuka kembali luka lama sekaligus mendekatkan hubungan emosional mereka.*

Editor : Uray Ronald
#Javier Bardem #Festival Film Cannes #Genosida Gaza #hollywood #palestina