Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Rachel Amanda dan Rifnu Wikana Tampil Solid dalam Film Suka Duka Tawa

Chairunnisya • Kamis, 21 Mei 2026 | 21:01 WIB
Tawa (Rachel Amanda) mencoba menyatukan ikatan yang retak antara dirinya, sang ibu Cantik (Marissa Anita), dan sang ayah Keset (Teuku Rifnu Wikana). (DOK JAWAPOS)
Tawa (Rachel Amanda) mencoba menyatukan ikatan yang retak antara dirinya, sang ibu Cantik (Marissa Anita), dan sang ayah Keset (Teuku Rifnu Wikana). (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Kesedihan tidak selalu hadir dalam suasana muram. Kadang, luka justru terasa lebih ringan ketika bisa ditertawakan.

Hal itu yang coba dihadirkan film Suka Duka Tawa lewat perpaduan drama keluarga dan komedi yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Bikin Emosi Naik Turun

Sutradara Aco Tenriyagelli mengemas cerita dengan ritme emosional yang naik turun. Penonton tidak dibiarkan terlalu lama tenggelam dalam sedih ataupun haru karena selalu ada kejutan di setiap adegan.

Baca Juga: Film Suka Duka Tawa Angkat Rumitnya Hubungan Ayah dan Anak Dewasa

“Aku selalu bisa menertawakan sesuatu setelah merasa sedih banget. Sebaliknya juga. Menurutku, sesuatu yang amat menyedihkan pernah jadi yang lucu banget,” jelas Aco, dikutip dari Jawapos.

Film ini mengikuti perjalanan Tawa (Rachel Amanda), komika muda yang hidup bersama ibunya, Cantik (Marissa Anita). Tawa tumbuh tanpa kehadiran ayahnya, Pak Hasan alias Keset (Teuku Rifnu Wikana), pelawak senior yang meninggalkan keluarganya sejak dia kecil.

Luka itu kemudian diolah Tawa menjadi materi stand-up comedy yang jujur dan dekat dengan pengalaman hidup banyak orang. Dari situlah kariernya mulai menanjak.

Baca Juga: Nagita Slavina Sebut Film Timur Punya Drama Emosional yang Sangat Kuat

Namun, keberhasilan Tawa justru berbanding terbalik dengan nasib Keset. Sang ayah menjadi bulan-bulanan publik karena masa lalunya.

Situasi tersebut membuat Tawa mengalami konflik batin ketika melihat ayahnya dijadikan bahan tertawaan.

Seluruh unsur komedi dan konflik dalam film berjalan organik dari awal hingga akhir cerita. Chemistry Rachel Amanda dan Teuku Rifnu Wikana juga terasa kuat sebagai pasangan ayah dan anak.

Baca Juga: Film Timur Sajikan Drama Persahabatan Lama di Tengah Misi Penyelamatan Mematikan

Proyek Kedua Bersama

Film ini menjadi proyek kedua Rachel dan Rifnu bersama Aco setelah sebelumnya dipertemukan dalam film pendek We (2021).

Aco bahkan kembali menghadirkan salah satu adegan dari film pendek tersebut ke dalam Suka Duka Tawa.

“Salah satunya kami mau ada penghormatan, remake adegan itu dengan komposisi yang sekarang. Senang sih karena itu sesuatu yang monumental untuk kami bertiga waktu bikin We,” terang Aco.

Lewat balutan drama komedi yang segar, film ini menunjukkan bahwa tawa dan luka sering kali berjalan beriringan dalam kehidupan. (*) 

Editor : Chairunnisya
#film #film indonesia