Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Givina Jalani Adegan Kesurupan dan Intimacy Scene di Pemikat Jiwa

Chairunnisya • Kamis, 25 Juni 2026 | 15:16 WIB
Givina (DOK JAWAPOS)
Givina (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Bagi seorang aktor, setiap proyek baru bisa menjadi ruang untuk mengeksplorasi kemampuan yang belum pernah dicoba sebelumnya.

Hal itulah yang dirasakan Givina saat terlibat dalam film horor Pemikat Jiwa karya sutradara Dom Dharmo. Dalam film tersebut, adik komedian Uus itu memerankan karakter Wulan. 

Tantangan Baru di Luar Zona Nyaman

Meski sudah cukup sering bermain dalam film horor, Givina mengaku Pemikat Jiwa menghadirkan pengalaman yang berbeda dibanding proyek-proyek sebelumnya.

Baca Juga: Film Horor Tak Melulu Hantu, Monster Pabrik Rambut Angkat Teror Eksploitasi Pekerja

"Ini pengalaman baru buatku, di luar zona nyamanku. Sebelum akting, aku sudah meeting sama para produser agar kita satu visi. Aku nggak mau karakter perempuan di film ini ditampilkan dengan cara yang tidak aku inginkan," ujarnya dilansir dari Jawapos.

Menurut Givina, salah satu hal baru yang dijalaninya adalah keterlibatan dalam adegan keintiman yang sebelumnya belum pernah ia lakukan.

"Salah satunya ada intimacy scene, yang di proyek sebelumnya belum pernah aku coba. Kami ada koordinator keintiman, Runny Rudiyanti. Aku juga dapat porsi adegan kesurupan yang cukup banyak," katanya.

Horor Masih Menjadi Genre Favorit

Baca Juga: Cek Khodam: Saat Hantu Kalah oleh Cicilan dan Dompet Kosong, Film Komedi Horor yang Menyindir Ketakutan Manusia Modern

Givina mengakui bahwa tawaran bermain film horor cukup sering datang kepadanya. Karena itu, ia memilih fokus memberikan kemampuan terbaik dalam genre yang banyak diminatinya tersebut.

"Tawaran horor banyak ke aku. Daripada aku berandai-andai dapat genre apa, lebih baik aku tunjukkan yang terbaik di sebuah genre. Lalu di Indonesia genre horor yang memicu adrenalin sangat digemari. Sebagai aktris, tantanganku adalah gimana kami kasih hal baru," ungkapnya.

Pengalaman yang cukup sering bermain film horor juga membuatnya semakin akrab dengan berbagai cerita dan unsur klenik yang kerap hadir dalam genre tersebut.

Baca Juga: Cerita Mistis Nirina Zubir, Sosok Misterius Muncul di Foto Syuting Film Horor

"Aku pun tahu hal-hal klenik, ya, karena sering ikut horor."

Persiapan Adegan Kesurupan

Salah satu tantangan terbesar dalam film ini adalah adegan kesurupan yang cukup banyak dijalani Givina.

Untuk mempersiapkan diri, ia tidak hanya mengandalkan skenario dan imajinasi, tetapi juga berusaha memahami bagaimana tubuh merespons emosi yang tersimpan.

"Selain membutuhkan imajinasi dan skenario, tubuh juga harus siap. Aku sempat bertanya ke teman aku yang indigo. Aku mau nyocokin energi," tuturnya.

Baca Juga: Febby Rastanty Alami Kejadian Mistis di Film Horor Terbarunya

"Aku belajar gimana otak punya peran besar dalam tubuh. Teman aku bilang, aku nggak usah mikir dan serahkan ke tubuh. Dia bilang, tubuh menyimpan luka dan memori otot yang diblokir pikiran kita," jelasnya.

Saat menjalani adegan tersebut, Givina mencoba mengikuti respons tubuhnya sambil tetap berpegang pada arahan sutradara.

"Pas akting aku coba ikutin tubuh aja, meski memang ada referensi dari sutradara. Pas fase hidupku pernah ada yang gonjang-ganjing, aku coba salurin energi negatif ke gerakan tubuh. Aku keluarin semua yang negatif dan rasanya seperti terapi," ungkapnya.

Baca Juga: Film Dasim: Horor Misteri Religi Karya Ginanti Rona, Angkat Sosok Jin Perusak Rumah Tangga

Bangun Chemistry dengan Erdin Werdrayana

Dalam Pemikat Jiwa, Givina juga beradu akting dengan Erdin Werdrayana yang berperan sebagai tunangan Wulan.

Menariknya, keduanya sempat dianggap terlalu akrab sebagai teman sehingga perlu mencari cara untuk membangun dinamika hubungan karakter yang lebih sesuai dengan cerita.

"Awalnya, kami dianggap terlalu dekat sebagai kawan. Akhirnya kami kalau ngomong di lokasi pakai aku-kamu. Aku panggil Erdin itu 'Mas', dia panggil aku 'Dik'. Ditambah lagi pakai logat Jawa. Nah pas itu, langsung interaksi kami jadi terasa lembut," ujarnya.

Baca Juga: 'Para Perasuk': Maudy Ayunda & Anggun C. Sasmi Kolaborasi dalam Film Horor dengan Konsep Unik

Merasa Aman Jalani Adegan Sulit

Selain adegan kesurupan, Givina juga menjalani adegan yang mengharuskannya dibungkus kain.

Namun, pengalaman tersebut tidak menjadi kendala besar baginya karena pernah menjalani adegan yang menurutnya lebih menantang.

"Aku dulu pernah syuting jadi pocong di keranda dan itu lebih parah, haha. Di sini karena aku percaya sama kru dan cast, aku merasa aman, kok."

Rasa percaya terhadap kru dan para pemain lain membuatnya lebih nyaman menjalani berbagai adegan yang menuntut kesiapan fisik maupun mental selama proses syuting Pemikat Jiwa. (*)

 

Editor : Chairunnisya
#film #film horor