PONTIANAK POST - Industri perfilman Indonesia kembali mencatatkan pencapaian di kancah internasional.
Dilansir dari Jawapos, sebanyak enam film Indonesia resmi terpilih sebagai Official Selection dalam ajang Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) yang digelar di Bucheon, Korea Selatan.
Keberhasilan tersebut menjadi kabar membanggakan karena BIFAN merupakan salah satu festival film internasional bergengsi yang berfokus pada genre fantasi, horor, thriller, misteri, dan fiksi ilmiah.
Baca Juga: Komedi Satir Jadi Senjata Joko Anwar Mengkritik Ketidakadilan
BIFAN Jadi Etalase Film Genre Dunia
Selama bertahun-tahun, BIFAN dikenal sebagai salah satu ajang penting bagi sineas Asia maupun dunia untuk memperkenalkan karya-karya bergenre kepada pasar global.
Masuknya enam film Indonesia ke dalam seleksi resmi menjadi bukti semakin besarnya kehadiran perfilman Indonesia di festival internasional tersebut.
Baca Juga: Tantangan Hanung Bramantyo Patah Kaki Saat Garap Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu
Enam Film Indonesia Masuk Official Selection
Enam film Indonesia yang terpilih sebagai Official Selection BIFAN tahun ini terdiri atas:
- Ghost in the Cell karya Joko Anwar.
- Smothered (Legenda Kelam Malin Kundang) garapan Kevin Rahardjo dan Rafki Hidayat.
- Korean Haunted Hospital (402 Rumah Sakit Angker Korea) karya Anggy Umbara.
- The Hole, 309 Days to the Bloodiest Tragedy (Lobang Buaya, 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah) besutan Hanung Bramantyo.
- Sleep No More (Monster Pabrik Rambut) karya Edwin.
- Nyepi (Taboo: The Silent Day) yang disutradarai Park Kyung-kun.
Baca Juga: Joko Anwar Libatkan 18 Aktor dalam Ghost in the Cell
Keenam film tersebut memperkuat representasi Indonesia dalam salah satu festival film genre paling bergengsi di dunia.
Editor : Chairunnisya