Kotak Resmi Jadi Band Independen Setelah 18 Tahun Bersama Warner Music Indonesia

Chairunnisya • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:21 WIB
Band Kotak (DOK JAWAPOS)
Band Kotak (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Perjalanan panjang Kotak memasuki babak baru. Setelah 18 tahun berada di bawah naungan Warner Music Indonesia, Tantri, Cella, dan Chua memutuskan melanjutkan perjalanan musik sebagai band independen pada Agustus 2026.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Kotak untuk memiliki ruang lebih luas dalam menentukan arah musik dan mengelola karya mereka sendiri.

Dilansir dari Jawapos, mengutip unggahan akun Instagram Kotak, status independen membuat mereka dapat kembali mengikuti insting bermusik dan keluar dari zona nyaman.

Baca Juga: Bawa Warna Metalcore Modern, Meet On Friday Pontianak Siap Dobrak Skena Musik Nasional

Babak baru itu kemudian ditandai dengan perilisan single YOLO (You Only Live Once) pada Senin (10/8). Lagu tersebut menjadi karya terbaru Kotak setelah sekitar empat tahun tidak merilis single.

YOLO Jadi Penanda Babak Baru Kotak

Bagi Kotak, YOLO bukan sekadar lagu baru. Single tersebut membawa pesan tentang keberanian mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman, serta mengambil kendali atas pilihan hidup.

’’YOLO mengusung semangat untuk berani mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman, dan mengambil kendali atas pilihan hidup,’’ tulis Kotak.

Baca Juga: Museum Musik Indonesia Segera Dibangun di Bandung, Fadli Zon: Warisan Musisi dan Perjalanan Musik Nasional Akan Diabadikan

Dari sisi musik, YOLO tetap mempertahankan karakter rock yang selama ini melekat pada Kotak. Riff gitar yang kuat dipadukan dengan chorus yang mudah dinyanyikan bersama serta aransemen yang penuh energi.

Seluruh proses produksi YOLO juga dikerjakan langsung oleh Tantri, Cella, dan Chua, mulai dari penulisan lirik hingga aransemen.

Keterlibatan langsung tersebut membuat lagu terasa lebih personal sekaligus merepresentasikan perjalanan baru Kotak sebagai band independen.

Baca Juga: Mikha Tambayong, Rayi Putra, Jalan Tengah, comeback musik, RAW Music

’’YOLO bukan hanya lagu baru bagi kami, tetapi juga cerminan dari keputusan besar yang sedang kami ambil. Menjadi band independen adalah langkah yang penuh tantangan, namun kami percaya setiap pertumbuhan selalu dimulai dari keberanian untuk melangkah,’’ ujar Kotak.

Kotak Siap Keluar dari Zona Nyaman

Menjadi band independen bukan berarti perjalanan Kotak akan menjadi lebih mudah. Mereka menyadari fase baru tersebut membawa tantangan yang mengharuskan mereka kembali belajar.

Meski demikian, Kotak melihat status independen sebagai ruang untuk melakukan eksplorasi lebih luas sekaligus mendekatkan mereka dengan karakter musik yang ingin ditampilkan.

Setelah 18 tahun berada di bawah naungan Warner Music Indonesia, keputusan tersebut menjadi langkah penting bagi Tantri, Cella, dan Chua untuk menentukan sendiri arah perjalanan musik mereka.

Baca Juga: Grammy Awards 2027 Tambah Lima Kategori Baru, Musik Pop Asia Dapat Sorotan

Perilisan YOLO pun menjadi awal dari babak tersebut, sebuah langkah yang membawa semangat keberanian untuk mencoba, mengambil kendali, dan keluar dari zona nyaman. (*)

Editor : Chairunnisya
musik rock Kotak YOLO band independen Warner Music Indonesia