Bukan Sekadar Kenyang, Begini Cara Membuat Bekal Anak Lebih Bergizi Seimbang

PONTIANAK POST - Mempersiapkan bekal sekolah menjadi salah satu cara sederhana bagi orang tua untuk membantu anak mendapatkan makanan bergizi selama beraktivitas.
Selain mengurangi kebiasaan jajan sembarangan, bekal dari rumah juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak.
Namun, bekal yang baik bukan sekadar makanan yang membuat perut kenyang. Komposisinya perlu diperhatikan agar mengandung berbagai zat gizi yang mendukung tumbuh kembang.
Baca Juga: Edukasi Makanan Bergizi Perkuat Peran Kader Posyandu Cegah Stunting di Pontianak
Nutrisionist Anisa Nurul Syafitri SGz mengatakan, bekal sehat tidak harus menggunakan bahan makanan mahal atau melalui proses memasak yang rumit.
"Bekal sehat sebenarnya tidak selalu mahal atau rumit. Yang penting memenuhi prinsip Isi Piringku, yaitu terdiri dari makanan pokok sebagai sumber energi, lauk sebagai sumber protein, sayur dan buah sebagai sumber serat, vitamin, mineral, serta air putih sebagai minuman utama," ujar Anisa, dikutip dari Jawapos.
Isi Bekal Perlu Beragam
Prinsip Isi Piringku dapat menjadi panduan sederhana ketika orang tua menentukan menu bekal anak.
Makanan pokok dapat berupa nasi, kentang, ubi, atau roti sebagai sumber energi. Komponen tersebut kemudian dilengkapi dengan lauk sebagai sumber protein, serta sayur dan buah.
Dengan komposisi yang beragam, satu kotak bekal tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan zat gizi anak. Air putih juga perlu menjadi pilihan utama sebagai minuman pendamping bekal.
Protein Jangan Sampai Terlewat
Salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian adalah protein. Anisa menjelaskan, protein berperan dalam pertumbuhan anak sekaligus membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
"Protein berperan penting untuk pertumbuhan anak sekaligus membantu mereka merasa kenyang lebih lama sehingga tidak mudah tergoda mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula. Jadi jangan sampai terlewat," katanya.



