PONTIANAK POST - Film Hollywood Your Mother Your Mother Your Mother menjadi salah satu judul yang mencuri perhatian di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026. Bukan hanya karena dibintangi aktor peraih dua Oscar, Mahershala Ali, film ini juga menawarkan perpaduan aksi, drama keluarga, kehilangan, dan pergulatan iman yang tidak biasa.
Film garapan Bassam Tariq tersebut melakukan world premiere di TIFF pada 12 September 2026. Setelah itu, Your Mother Your Mother Your Mother dijadwalkan mulai tayang terbatas di bioskop Amerika Serikat pada 25 September sebelum diperluas ke lebih banyak bioskop pada Oktober.
Film berdurasi sekitar 112 menit itu diproduksi Orion Pictures bersama Two & Two Pictures dan didistribusikan Amazon MGM Studios.
Baca Juga: Empat Film Indonesia Tembus BIFF 2026, Laut Bercerita Masuk Kompetisi Utama
Mahershala Ali Jadi Pembunuh Bayaran
Cerita berpusat pada Latif, diperankan Mahershala Ali, seorang pria Muslim yang taat sekaligus pembunuh bayaran.
Latif memiliki aturan sendiri dalam menjalankan pekerjaannya. Ia tidak menggunakan senjata api dan memilih target yang menurutnya memang pantas mendapatkan hukuman.
Namun, kehidupan Latif berubah drastis setelah istrinya meninggal dunia. Ia harus menjalani peran sebagai ayah tunggal dan mengurus tiga anaknya, termasuk seorang bayi yang masih membutuhkan ASI.
Di tengah kondisi tersebut, Latif justru terseret kembali ke dunia kekerasan. Upayanya melindungi anak-anak membuat perjalanan yang awalnya berkaitan dengan kebutuhan keluarga berkembang menjadi konflik yang mempertaruhkan keselamatan mereka.
Film kemudian mempertemukan kehidupan Latif sebagai ayah, keyakinannya sebagai seorang Muslim, serta profesinya sebagai pembunuh bayaran.
Baca Juga: Jangan Sakiti Ibu, Kisah Alqamah Ini Jadi Pelajaran Bagi Umat Muslim
Bukan Sekadar Film Aksi
Meski memasukkan adegan kekerasan dan pertarungan, Your Mother Your Mother Your Mother tidak semata-mata dibangun sebagai film aksi.
Bassam Tariq menggunakan kisah Latif untuk membahas pertanyaan yang lebih dalam mengenai iman, moralitas, kehilangan, pengampunan, dan tanggung jawab seorang ayah.
Latif harus berhadapan dengan kontradiksi dalam kehidupannya. Di satu sisi ia berusaha menjadi orang tua yang melindungi keluarganya, tetapi di sisi lain pekerjaannya sebagai pembunuh membuat dirinya terus berada dalam lingkaran kekerasan.
Konflik tersebut semakin kuat ketika keyakinan agama dan cara seseorang memahami kebenaran ikut dipertanyakan.
The Guardian menilai film ini berhasil menggabungkan aksi dengan drama spiritual dan keluarga. Sementara The Verge menyoroti pendekatan film yang lebih menekankan perkembangan karakter dibandingkan aksi tanpa henti.
Baca Juga: Film The End of Oak Street Hadirkan Teror Dinosaurus Tanpa Teknologi Modern
Mengapa Judulnya Tiga Kali "Your Mother"?
Judul film ini juga menjadi salah satu daya tarik terbesar.
Your Mother Your Mother Your Mother merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang sangat dikenal dalam Islam. Dalam hadis tersebut, ketika ditanya mengenai siapa yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik, jawaban "ibumu" disebut tiga kali sebelum kemudian "ayahmu".
Namun, film ini tidak sekadar mengadaptasi hadis tersebut secara harfiah.
Makna tentang ibu, keluarga, dan tanggung jawab menjadi fondasi tematik yang kemudian ditempatkan dalam cerita seorang ayah yang harus menghadapi kehilangan istrinya dan membesarkan anak-anaknya seorang diri.
Karena itu, judul tersebut memiliki hubungan erat dengan gagasan tentang keluarga dan pengorbanan yang menjadi inti perjalanan Latif.
Reuni Mahershala Ali dan Bassam Tariq
Film ini juga menjadi reuni kreatif Mahershala Ali dan Bassam Tariq.
Keduanya sebelumnya sempat dipersiapkan untuk bekerja sama dalam proyek Blade milik Marvel Studios. Tariq bahkan sempat menjadi sutradara proyek tersebut sebelum akhirnya meninggalkan film itu.
Your Mother Your Mother Your Mother kemudian menjadi proyek berbeda yang mempertemukan kembali keduanya.
Bagi Ali, pengalaman latihan fisik yang telah dijalaninya untuk proyek Blade akhirnya dapat dimanfaatkan dalam film baru tersebut. Kali ini, kemampuan laga Ali digunakan untuk memainkan karakter pembunuh bayaran yang mengandalkan pertarungan jarak dekat.
Hubungan dengan Blade memang menjadi bagian menarik dari perjalanan film ini, tetapi Tariq dan Ali menempatkan Your Mother Your Mother Your Mother sebagai karya yang berdiri sendiri.
Terinspirasi Pengalaman Pribadi Sutradara
Cerita film juga memiliki akar yang cukup personal bagi Bassam Tariq.
Gagasan awalnya berkaitan dengan pengalaman istrinya yang mengalami masalah kesehatan setelah kelahiran anak pertama mereka. Tariq kemudian merefleksikan pengalaman menjadi ayah dan bagaimana kehidupan keluarga berubah ketika seseorang harus menghadapi situasi yang tidak terduga.
Pengalaman tersebut kemudian berkembang menjadi cerita tentang seorang ayah yang berada dalam kondisi ekstrem ketika harus mencari kebutuhan untuk bayinya.
Dalam film, situasi sederhana tersebut menjadi pemicu perjalanan Latif yang jauh lebih berbahaya.
Tariq juga memasukkan pengalaman dan pengaruh komunitas Muslim kulit hitam Amerika ke dalam proses produksi. Ia mengatakan keterlibatan komunitas tersebut penting agar film tidak sekadar membuat gambaran tentang Islam dari sudut pandang orang luar.
Deretan Pemeran
Selain Mahershala Ali, film ini dibintangi sejumlah aktor ternama.
John Cho memerankan Pastor Hwan Yoon, sementara Giancarlo Esposito tampil sebagai Abdul Malik. Film juga dibintangi Abubakr Ali, Tramell Tillman, Tiffany Boone, Laith Nakli, Adia dan Jahleel Kamara.
Kehadiran John Cho menjadi salah satu perhatian dalam film karena karakternya ditempatkan sebagai sosok yang memiliki pandangan moral dan keagamaan yang berseberangan dengan Latif.
Konflik tersebut membuat pertentangan dalam film tidak hanya berupa pertarungan fisik, tetapi juga perbedaan cara memandang iman, kekerasan dan kebenaran.
Mendapat Sambutan Positif di TIFF
Setelah pemutaran perdana di Toronto, film ini mendapat respons positif dari sejumlah kritikus.
Rotten Tomatoes mencatat skor kritikus 100 persen dari 19 ulasan yang tercatat per pertengahan September 2026. Angka tersebut masih dapat berubah karena jumlah ulasan akan bertambah ketika film memasuki masa rilis bioskop.
Sejumlah ulasan memuji permainan Mahershala Ali serta keberanian Bassam Tariq menjadikan film aksi sebagai ruang untuk membahas agama, kehilangan dan hubungan antara orang tua dengan anak.
TheWrap bahkan menilai film tersebut berhasil menggunakan formula film pembunuh bayaran untuk mengajukan pertanyaan lebih besar mengenai iman dan kehidupan manusia.
Namun, respons terhadap film tidak sepenuhnya seragam. Ada pula kritik yang menilai film mulai kehilangan fokus ketika memasuki bagian akhir dan terlalu banyak memasukkan gagasan religius serta elemen lain ke dalam cerita.
Dengan demikian, film ini bukanlah tontonan aksi konvensional yang hanya mengandalkan adegan pertarungan.
Kapan Your Mother Your Mother Your Mother Dirilis?
Untuk penayangan di Amerika Serikat, Your Mother Your Mother Your Mother dijadwalkan masuk bioskop secara terbatas pada 25 September 2026.
Setelah itu, penayangannya diperluas ke lebih banyak bioskop sepanjang Oktober.
Sementara itu, film dijadwalkan debut di Inggris pada 20 November 2026.
Untuk Indonesia, hingga 15 September 2026 belum ditemukan pengumuman resmi mengenai tanggal penayangan bioskop dari distributor lokal. Karena itu, jadwal yang beredar di sejumlah situs atau media sosial sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai jadwal resmi Indonesia.
Bukan Film "Blade" yang Gagal Dibuat
Pada akhirnya, daya tarik terbesar Your Mother Your Mother Your Mother bukan hanya statusnya sebagai film baru Mahershala Ali.
Film ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang sempat terhenti antara Ali dan Tariq karena proyek Blade justru melahirkan karya dengan identitas yang jauh berbeda.
Ali tidak lagi menjadi pemburu vampir dalam dunia superhero. Ia justru menjadi seorang ayah, Muslim, dan pembunuh bayaran yang harus mempertanyakan kembali keyakinan serta pilihan hidupnya.
Di balik aksi dan kekerasannya, Your Mother Your Mother Your Mother pada dasarnya merupakan cerita tentang seorang manusia yang kehilangan pasangan, harus membesarkan anak-anaknya, dan dipaksa menghadapi pertanyaan mengenai apa arti menjadi orang baik ketika hidupnya sendiri dibangun di atas kekerasan.
Editor : Rafael B. Junior