PONTIANAK POST - Film Street Fighter terbaru mendapat reaksi beragam setelah pemutaran perdana menjelang penayangan di bioskop pada 16 Oktober 2026.
Sejumlah penonton memuji aksi pertarungan, humor, dan penghormatan terhadap gim aslinya, tetapi sebagian lainnya menilai alur cerita film tersebut kurang kuat.
Film garapan Kitao Sakurai ini merupakan adaptasi laga hidup ketiga dari waralaba gim pertarungan populer milik Capcom.
Reaksi awal yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa film tersebut berpotensi menarik penggemar lama, meski belum tentu memuaskan semua penonton.
Ulasan awal dari sejumlah penonton dan komentator hiburan masih berbeda-beda. Ulasan lengkap kritikus dijadwalkan terbit setelah embargo dibuka.
Baca Juga: Film Assassin(s) Lee Min Ho Pimpin Box Office Korea Empat Hari, Tembus 1,3 Juta Penonton
Aksi Pertarungan dan Nostalgia Gim Jadi Sorotan
Presenter Brandon Davis menyebut Street Fighter sebagai tontonan yang konyol, menyenangkan, dan berani. Ia juga menyoroti nuansa era 1990-an yang terasa melalui visual dan humornya.
Chris Killian dari ComicBook membandingkan film tersebut dengan Bloodsport, tetapi dengan aksi pertarungan yang jauh lebih berlebihan dan eksplosif.
Sejumlah penonton juga menilai film ini berhasil menghadirkan ciri khas waralaba gimnya. Kritikus Maude Garrett mengaku terkesan dengan cara film tersebut menampilkan gerakan pertarungan ikonik dan berbagai referensi bagi penggemar lama.
Ia juga menyebut terdapat lebih dari 100 Easter egg atau detail tersembunyi yang merujuk pada waralaba tersebut.
Anthony Gagliardi dari The Movie Podcast memuji perpaduan gaya visual, energi, dan hiburan yang dibangun Sakurai. Sementara itu, Christopher Gallardo menilai film tersebut dibuat terutama untuk para penggemar.
Aktor dan pegulat profesional Cody Rhodes, yang memerankan Guile, juga mendapat perhatian karena penampilannya dinilai mampu menghadirkan humor.
Baca Juga: Resident Evil 2026: Zach Cregger Bawa Penonton ke Teror Zombie yang Tak Terduga
Tidak Semua Penonton Puas
Di sisi lain, sejumlah penonton menilai kekuatan aksi belum cukup untuk menutupi kelemahan cerita.
Tessa Smith dari Mama's Geeky mengapresiasi animasi dua dimensi dan beberapa adegan pertarungan, tetapi menilai film tersebut secara keseluruhan kurang memuaskan. Menurutnya, banyak lelucon tidak berhasil dan cerita terasa seperti belum selesai sepenuhnya.
Komentator lain, AxelTalksFilm, menilai para pemain dan adegan aksinya cukup kuat, tetapi premis cerita belum dikembangkan secara maksimal.
Kritik serupa muncul dari seorang penggemar yang menganggap pertarungannya digarap dengan baik, tetapi berharap film tersebut memiliki pendekatan yang sedikit lebih serius.
Dengan demikian, perbedaan pendapat tidak hanya berkaitan dengan kualitas aksi, tetapi juga keseimbangan antara humor, karakter, dan cerita.
Baca Juga: Film The End of Oak Street Hadirkan Teror Dinosaurus Tanpa Teknologi Modern
Adaptasi Ketiga setelah Dua Film Sebelumnya
Tantangan bagi film terbaru ini tidak lepas dari rekam jejak adaptasi Street Fighter sebelumnya.
Film Street Fighter yang dibintangi Jean-Claude Van Damme dan Raul Julia pada 1994 mendapat skor 11 persen di Rotten Tomatoes, menurut angka yang dikutip dalam sumber. Sementara itu, Street Fighter: The Legend of Chun-Li (2009) memperoleh skor 3 persen.
Angka tersebut menggambarkan penerimaan kritikus terhadap dua film sebelumnya, tetapi tidak otomatis menentukan hasil adaptasi terbaru.
Legendary memperoleh hak film Street Fighter pada April 2023, dengan Capcom ikut memproduksi. Sakurai kemudian ditunjuk sebagai sutradara pada Februari 2025.
Film terbaru ini berlatar 1993 dan mengikuti Ryu yang diperankan Andrew Koji serta Ken Masters yang dimainkan Noah Centineo.
Keduanya kembali terlibat dalam pertarungan setelah Chun-Li, yang diperankan Callina Liang, merekrut mereka untuk mengikuti turnamen World Warrior.
Salah satu pendekatan yang digunakan ialah rangkaian animasi untuk menggambarkan latar belakang karakter.
Sakurai menjelaskan kepada Polygon bahwa kedekatan waralaba tersebut dengan anime membantu tim produksi mengeksplorasi kisah masa lalu Ryu dan Ken tanpa harus menggunakan efek peremajaan usia atau pemeran anak-anak.
Baca Juga: Ryan Reynolds Konfirmasi Film Deadpool Baru Sedang Dikembangkan Marvel Studios
Prediksi Skor Rotten Tomatoes Belum Menjadi Hasil Akhir
Perhatian terhadap film ini juga muncul dari prediksi pasar terkait skor Rotten Tomatoes. Menurut laporan Kalshi yang dikutip dalam sumber, para pelaku pasar memperkirakan skor film tersebut berada di angka 43 persen.
Angka itu merupakan prediksi, bukan skor resmi dari ulasan kritikus. Skor Rotten Tomatoes baru dapat dinilai berdasarkan ulasan yang terkumpul dan dipublikasikan.
Dengan jajaran pemeran yang mencakup Jason Momoa, Roman Reigns, Cody Rhodes, dan 50 Cent, Street Fighter dijadwalkan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026.
Reaksi awal yang beragam membuat penerimaan film ini masih terbuka. Penilaian yang lebih utuh akan terlihat setelah ulasan kritikus diterbitkan dan film mulai ditonton oleh khalayak yang lebih luas.*
Sumber : Fiction Horizon