Imlek tahun 2024 ini jatuh pada Sabtu tanggal 10 Februari 2024 dalam kalender Masehi, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, Nomor 3 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023. Keceriaan Imlek tahun ini bertepatan tahun politik dan hadirnya Shio Naga Kayu sebagai pelambang kemakmuran, kekuatan, keberuntungan, kehormatan hingga kesuksesan. Pesta warna merah dan keceriaan sudah mengisi sudut-sudut wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya di pemukiman komunitas tionghoa. Seperti apa gambarannya ?
DENY HAMDANI, PONTIANAK.
DEKORASI merah menyala meski tak banyak sudah mulai menghiasi setiap sudut rumah komunitas tionghoa di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Suasana hangat, ceria, riang gembira sudah tercipta beberapa waktu belakangan.
Di satu sisi, simbol-simbol bergambar naga, dan aneka khas binatang lainnya sudah menjadi pusat perhatian masyarakat.
Simbol-simbol tersebut tergambar dalam bentuk aneka lampion terjejer rapi di beberapa ruas jalan penting.
Tidak hanya rumah-rumah komunitas Tionghoa, rupanya klenteng, kuil, dan sebagian vihara terkenal, tempat umat Tionghoa berkumpul untuk berdoa dan memohon berkah juga sudah bersiap menyambut Imlek 2024.
Didalamnya tercium aroma wangi dupa, pencipta suasana damai, penggugah hati setiap orang buat merenung dan bersyukur atas berbagai anugerah yang telah diterima.
Puncak perayaan tentunya pada 10 Februari, beberapa hari ke depan. Di situlah keluarga-keluarga dari manapun bakalan berkumpul bersama-sama, menikmati aneka hidangan lezat.
Sudah pasti juga, menu-menu spesial Imlek seperti opor ayam, daging, nian gao, dumpling, mi panjang, kue keranjang bakalan menjadi hidangan tak tergantikan.
Tentunya setiap suapan adalah persembahan rasa memadukan tradisi dengan kelezatan tak terlupakan.
Acai, jemaat sekaligus suhu Klenteng di Kumpai, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat menyebutkan bahwa Imlek tahun ini bukan hanya sekedar perayaan, melainkan sebuah kisah indah tentang keluarga, persahabatan, dan kebahagiaan bersama.
Dengan semangat Tahun Shio Naga Kayu yang mengalir dalam setiap detail perayaan, komunitas Tionghoa merayakan kekayaan budaya dengan penuh kebanggaan dan syukur.
"Semoga keberuntungan selalu menyertai langkah-langkah mereka di tahun yang baru," ucapnya
Orang-orang terlahir pada tahun shio Naga memiliki sifat murah hati, penuh semangat, perkasa dan terbuka.
Walaupun terkadang egois, nyentrik, fanatik, banyak tingkah dan suka menuntut, orang dengan shio Naga biasanya bersifat super positif.
Meskipun ia dihadapkan dengan persoalan yang menjemukan, semangat hidupnya selalu lebih cepat bangkit kembali dibandingkan orang lain.
Bahkan orang-orang China menjadikan Naga sebagai lambang kemakmuran dan pelindung kekayaan serta kekuasaan.
Jika dikaitkan ke politik Indonesia 2024, orang-orang yang dekat dengan kelahiran Shio Naga Kayu dapat membawa peluang kepemimpinan sekaligus pembawa prestasi besar dan kesempatan bagi Indonesia.
Sementara unsur kayu sendiri melambangkan pertumbuhan, kelenturan, serta gagasan untuk menjadi lebih besar, mirip dengan pohon yang tumbuh menjulang ke langit.
Suhu Acai melanjutkan bahwa tahun 2024, tidak hanya merupakan perayaan istimewa bagi komunitas Tionghoa lewat Shio Naga Kayu.
Namun menjadi momen langka, yang hanya datang 60 tahun sekali. Dipercayai sebagai awal baru membangun kesuksesan.
Tahun 2024 ini, diprediksi bakalan menjadi periode menjanjikan bagi individu yang terlahir dalam Shio Naga. Dalam Ramalan Astrologi Tionghoa, Shio Naga sering kali dikaitkan sukses gemilang, pandai, dan kehormatan.
Kombinasi langka dengan unsur Kayu menambahkan dimensi magis pada tahun ini sekaligus menghadirkan potensi luar biasa dalam pencapaian finansial signifikan.
Para pemilik pemilik Shio Naga biasanya lahir dari tahun 1940, 1952, 1964, 1976, 1988, 2000, 2012, dan 2024. Di Indonesia para miliarder pemilik Shio Naga dengan bisnis menggurita tidak sedikit.
Ada Sri Prakash Lohia, miliarder kelahiran India dan dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia, menduduki peringkat ke-5. Ada lagi nama tak kalah menterang yakni Dato' Sri Tahir, terlahir dalam Shio Naga pada tahun 1952.
Dato' Sri dikenal sebagai salah satu daftar dari miliarder Indonesia versi forbes terbaru. Sri Tahir dikenal sebagai pendiri Mayapada Group. Tahir memiliki kekayaan sebesar US$4,4 miliar dan duduk di peringkat orang terkaya di Indonesia.
Walaupun demikian, Suhu Acai menambahkan bahwa tidak ada jaminan pasti dalam ramalan astrologi.
Banyak yang percaya momen langka ini akan membawa momentum baru kesuksesan dalam berbagai bidang kehidupan, terutama pada sisi keuangan.
Hanya saja kerja keras, kerja cerdas dan pandai melihat peluang apapun, dia bakalan berjaya di tahun naga kayu ini.(**)
Editor : A'an