Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Isra Miraj: Perjalanan Suci Yang Menginspirasi

A'an • Kamis, 8 Februari 2024 | 16:45 WIB
Peristiwa Isra Miraj adalah dua bagian perjalanan Nabi Muhammad SAW, dalam waktu satu malam saja.
Peristiwa Isra Miraj adalah dua bagian perjalanan Nabi Muhammad SAW, dalam waktu satu malam saja.

Salah satu peristiwa suci dan luar biasa di dalam Islam adalah Isra Miraj. Isra Miraj adalah dua bagian perjalanan Nabi Muhammad SAW, dalam waktu satu malam saja. Isra mengandung pengertian perjalanan malam, dan Miraj adalah naik ke atas dengan tangga. Jadi, Isra Miraj adalah dua perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam. Didalamnya Nabi Muhammad mendapat perintah menunaikan salat lima waktu sehari semalam. Dai sekaligus Imam Muda dari Sungai Raya, Kubu Raya, Rinno bercerita tentang peristiwa ini ?


DENY HAMDANI, PONTIANAK.


"UMUMNYA, Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab di kalender Hijriah. Tahun 2024 ini, Isra Miraj jatuh pada Kamis, 8 Februari 2024. Berarti sudah 1445 Hijriah berlangsung peristiwa suci ini. Sudah banyak abad terlewatkan," katanya membuka cerita.

Menurutnya Isra Mi"raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah, sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Versi Al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Miraj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M.

Namun menurut Al-Allamah Al-Manshurfuri, Isra Mi"raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian.

Namun, Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah RA meninggal pada bulan Ramadhan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban shalat lima waktu.

Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Miraj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti.

Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Miraj. Hanya Allah SWT menjelaskan peristiwa Isra dan Mi'raj dalam Al Quran Surat Al-Isra ayat 1:


سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

"Maha suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat."

Ustad Rino bercerita bahwa Isra Miraj merupakan dua peristiwa luar biasa dalam Islam, di mana Allah SWT memperjalankan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram Makkah menuju Masjidil Aqsha Palestina.

Kemudian Nabi Muhammad SAW, pergi melintasi lapisan-lapisan langit tertinggi sampai batas yang tak dapat dijangkau ilmu malaikat, manusia, maupun jin, dengan mengendarai Buraq.

Diriwayatkan bahwa ukuran tubuh kendaraan tersebut lebih kecil daripada kuda dan lebih besar dari badan bagal. Buraq melangkah sejauh matanya memandang. Meski begitu, banyak sekali pembelajaran yang bisa didapatkan dari perjalanan Nabi Muhammad SAW ini.

Isra dan Miraj adalah perkara yang sangat jelas dan disebutkan dalam Alquran, sebuah kejadian pasti terjadi,  benar, dan tak ada keraguan sama sekali meskipun akal manusia tidak dapat menjangkaunya.  

Sebelum perjalanan Isra Miraj dimulai, Rasulullah SAW terlebih dahulu dibedah hatinya oleh malaikat Jibril dan Mikail untuk selanjutnya dicuci dengan air zam-zam tiga kali dan diisinya hati mulia itu dengan hikmah dan iman.

Pembedahan ini dilakukan sebelum memasuki inti cerita perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, untuk selanjutnya diteruskan hingga Sidratul Muntaha.

"Dari pembedahan hati Nabi Muhammad SAW ini, kita mendapatkan pelajaran bahwa hati adalah hal terpenting dalam diri manusia. Hati merupakan pusat metabolisme keimanan dan ketaqwaan," ucapnya.

Namun, lanjutnya, di zaman yang serba modern ini banyak orang mengandalkan otak dengan logika dan rasio.

Terkadang peran hati yang sangat penting tersisihkan. Padahal berbagai pertimbangan keadilan dan kebenaran sumbernya adalah hati, bukan otak.

"Jika hati membawa kita kepada kebaikan universal. Sedangkan otak hanya akan mengantarkan kita kepada kebaikan parsial, kebaikan yang telah tercampur dengan berbagai kepentingan," pungkasnya.

Pemilu Damai 2024

Dalam pesan singkatnya, Dai Muda lulusan Pesantren di Jawa ini juga mengajak masyarakat Kubu Raya, Kalimantan Barat menjaga Pemilu Damai 2024.

Jadilah pemilih cerdas dengan tidak mudah termakan informasi hoaks. Apalagi turut menyebar berita-berita hoaks atau konten negatif lain. 

"Beberapa hari lagi, yakni tanggal 14 Februari, rakyat Indonesia akan mencoblos untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), pemilihan legislatif (Pileg) untuk anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD Kabupaten dan Kota.

Mari jadikan kesempatan istimewa bagi bangsa dan negara Indonesia  mewujudkan kehidupan demokrasi berkualitas.

Sehingga hasil positif, selama lima tahun ke depan dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali," ajaknya.(**)

Editor : A'an
#nabi muhammad saw #isra miraj #al-quran