Dalam rangka Hari Wartawan Nasional, Konsulat Malaysia di Kota Pontianak melakukan kunjungan ke Pontianak Post, Senin (27/5). Kunjungan tersebut sekaligus untuk memperkenalkan kuliner khas Malaysia, mulai dari nasi lemak hingga teh tarik.
SITI SULBIYAH, Pontianak
KONSULAT Malaysia di Pontianak, Azizul Zekri bin Abd Rahim hadir secara langsung dalam pertemuan yang dilaksanakan di Gedung Graha Pena Pontianak, jalan Gajah Mada Pontianak. Rombongan juga disertai ibu-ibu dari Persatuan Wanita Kementerian Luar Negeri Malaysia Perwakilan Pontianak.
“Kami ingin menghargai peranan media, terutama Pontianak Post yang sudah lama bekerja dengan Konsulat Malaysia,” ungkap Konsul Malaysia di Pontianak, Azizul Zekri dalam sambutannya.
Kedatangan mereka tak hanya untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan media terbesar di Kalimantan Barat tersebut. Azizul mengatakan, pada Hari Wartawan Nasional kali ini, Konsul Malaysia ingin memperkenalkan kuliner khas negeri Jiran sekaligus mendemokan cara memasak dan cara menyajikannya. “Kami ingin mendemokan bagaimana proses mengolah dan membuat nasi lemak dan teh tarik,” terangnya.
Direktur Utama Pontianak Post Salman Busrah mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik antara perusahaan dengan Konsul Malaysia. Ini adalah kali pertama Konsul Malaysia mengadakan kegiatan di Pontianak Post. “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kepercayaannya kepada Pontianak Post,” ucapnya.
Dalam momen ini, Persatuan Wanita Kementerian Luar Negeri Malaysia Perwakilan Pontianak juga mendemonstrasikan cara penyajian nasi lemak. Nasi lemak sendiri adalah hidangan yang terdiri dari nasi yang dimasak dalam santan dan disajikan dengan berbagai pelengkap.
“Untuk condiment (nasi lemak) itu ada timun, telur rebus, ikan teri goreng, kacang tanah goreng, dan yang paling utama adalah sambalnya,” ungkap Norizam, dari Persatuan Wanita Kementerian Luar Negeri Malaysia Perwakilan Pontianak
Ada dua teknik penyajian nasi lemak. Nasi lemak biasanya disajikan dengan dua teknik penyajian yang berbeda, yaitu nasi lemak bungkus dan nasi lemak daun pisang.
Dalam momen tersebut Azizul Zekri serta jajaran Konsul Malaysia juga turut mendemonstrasikan pembuatan teh tarik. Minuman teh yang dihidangkan dengan cara unik ini berbahan dasar teh, susu kental manis, dan susu evaporasi.
Adapun yang menjadi keunikan dalam penyajiannya adalah teh tarik ini di tuangkan satu gelas ke gelas lain dengan gerakan yang cepat. Langkah yang diulangi beberapa kali akan menciptakan busa krim yang lembut di atas teh.
Teh tarik Malaysia ini menawarkan kombinasi rasa teh yang kuat dan kaya dengan kelembutan susu yang creamy dan manis. Aromanya yang menggoda dan teksturnya yang halus membuat teh tarik menjadi minuman yang dapat disajikan dalam bentuk hangat maupun dingin. (*)
Editor : A'an