Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dimulai Pasca Covid-19, Betaja Snack, Produk Mahasiswa Asal Sanggau Telah Dipamerkan Hingga Ke Luar Negeri

A'an • Jumat, 5 Juli 2024 | 15:37 WIB
Sosok Whisnu Dwi Putra Tianto, mahasiswa asal Kabupaten Sanggau ini terus berusaha mengembangkan wirausahanya di bidang kuliner sembari menyelesaikan studi strata satu (S1) yang sedang dijalani.
Sosok Whisnu Dwi Putra Tianto, mahasiswa asal Kabupaten Sanggau ini terus berusaha mengembangkan wirausahanya di bidang kuliner sembari menyelesaikan studi strata satu (S1) yang sedang dijalani.

 

Menempuh studi strata satu (S1) di Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jawa Tengah, tidak lantas membuat jiwa wirausaha Whisnu Dwi Putra Tianto, pemuda asal Kabupaten Sanggau, menjadi kendor. Ditangannya, bahan pangan lokal seperti ubi, pisang hingga jamur sawit berhasil disulap menjadi makanan bernilai ekonomis tinggi dan menjanjikan. Pontianak Post menyajikan liputannya.

SUGENG ROHADI, Kabupaten Sanggau

SEDARI 2021 lalu, Whisnu, pria kelahiran tahun 2001 ini menekuni dunia usahanya, meskipun masih berskala kecil dan seadanya. Lambat laun, seiring kegigihannya, olahan pangan lokal telah mengantarkannya mencapai prestasi. Produk-produk yang dilabeli merk Betaja tersebut bahkan telah dipamerkan di luar negeri.

Sebagai informasi, Betaja telah mendapatkan izin pangan industri rumah tangga (PIRT) serta sertifikat halal. Selain itu, Whisnu juga tengah mengupayakan pengajuan Betaja sebagai hak kekayaan intelektual (HKI) untuk merk-nya. Sejauh ini sedang berproses dan diharapkan rampung pada 2024 melalui persetujuan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

"Mulai berwirausaha tahun 2021 atau tepatnya setelah Pandemi Covid-19 lalu. Alhamdulillah sudah ada izin PIRT dan sertifikasi halal untuk produk dengan merk Betaja. Saat ini, sedang mengajukan Hak Atas Kekayaan Intelektual mereknya dan berharap dapat selesai pada tahun 2024 dengan persetujuan dari Kemenkumham," ungkapnya, Jumat (5/7).

Dalam hal prestasi, produk milik Whisnu, Betaja Snack Sanggau juga telah unjuk diri, diantaranya sebagai juara kedua dalam presentasi produk IKM pada acara yang diselenggarakan oleh Samudera Bekudong'k bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau pada Agustus 2023 lalu.

Betaja Snack juga kerap mengikuti kegiatan pameran baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga di luar negeri. Dalam waktu dekat, hasil karya putra dari Ibu Pralihanti tersebut juga akan disertakan dalam kegiatan pameran yang diadakan oleh Apkasi di Jakarta.

"Kalau kegiatan-kegiatan pameran juga sering ikut, baik itu di Sanggau atau provinsi. Pernah juga ikut serta pada Pameran Design Week Festival Saradec di Kuching Serawak, Malaysia pada tahun 2023 lalu. Untuk waktu dekat ini, akan diikutsertakan juga di kegiatan pameran Apkasi di Jakarta," ungkapnya.

Whisnu menambahkan, rumah produksi miliknya, secara bertahap, sejauh ini telah memberdayakan masyarakat sekitar dengan mempekerjakan empat orang karyawan. Mereka mengajarkan anak-anak putus sekolah untuk mengolah bahan pangan lokal seperti kacang, ubi, pisang dan jamur sawit. Langkah ini terbukti efektif membantu mengurangi angka pengangguran meskipun masih dalam skala yang kecil. Selain itu, juga mengurangi pernikahan dini dan angka kejadian stunting di masyarakat.

Sementara itu, sang ibu, Wahyu Pralihanti ketika dikonfirmasi Pontianak Post mengaku bersyukur dengan hal positif yang telah diraih putranya. Dirinya selalu mendukung dan mendoakan yang terbaik bagi cita-cita dan impian buah hatinya di masa depan. Melalui kegiatan yang positif tersebut, akan memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk berkontribusi bagi masyarakat.

"Di masa ini, dengan berbagai macam dampak negatif dalam kehidupan, anak-anak muda yang punya kegiatan positif harus didukung penuh agar bisa tetap fokus dan yang terpenting terhindar dari pergaulan-pergaulan yang dapat merusak masa depannya. Apalagi sekarang kita tahu, narkoba semakin merajalela. Semoga anak-anak muda Sanggau bisa berkembang secara positif untuk masa depan mereka kelak yang lebih baik," terangnya. **

Editor : A'an
#sanggau #Wirausaha #Betaja Snack #mahasiswa