Siswi kelas tiga SDN 34 Pontianak Kota, Almira Asyiqia Shidqy, terpilih sebagai satu-satunya wakil dari Kalimantan Barat untuk mengikuti pameran Kids Biennale Indonesia 2025 di Galeri Nasional Jakarta. Pameran ini akan berlangsung dari tanggal 3-31 Juli 2025 dan menampilkan 142 karya yang telah dikurasi dari 1026 karya yang masuk melalui open call.
Siti Sulbiah, Pontianak
PONTIANAK POST - Karya Almira yang lolos seleksi adalah karya 3 dimensi berjudul "Aku Bebas". Karya ini merupakan hasil dari kreativitas dan imajinasi Almira yang terus berkembang melalui proses belajar seni rupa di sanggar KhaChiFA (Khatulistiwa Children Fun Art). Sanggar ini memberikan bimbingan seni rupa anak dengan pendekatan humanis dan menyenangkan, sehingga anak-anak dapat mengekspresikan diri mereka secara bebas dan kreatif.
“Di sanggar KhaChiFA, anak-anak berekspresi dengan berbagai medium. Tentu saja disertai dengan bimbingan yang membangun dan menyenangkan” ujar Agus F Winoto selaku guru pembimbing sanggar KhaChiFA.
Pameran Kids Binnale Indonesia 2025 bertema "Tumbuh Tanpa Takut" ini digelar bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri mereka tanpa takut dan mengembangkan kreativitas mereka. Dengan adanya pameran ini, ia berharap anak-anak dapat menjadi lebih percaya diri dan berani untuk menampilkan karya mereka.
Ia menilai seni rupa anak merupakan salah satu bentuk ekspresi kreatif yang sangat penting bagi perkembangan anak-anak. Melalui seni rupa, anak-anak dapat mengekspresikan diri mereka secara bebas dan mengembangkan imajinasi serta kreativitas mereka. Namun, untuk dapat berkembang secara optimal, seni rupa anak memerlukan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk orang tua, guru, dan masyarakat luas.
“Dukungan dari semua pihak sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat tentang pentingnya pendidikan seni bagi anak-anak,” katanya.
Dengan adanya dukungan ini, ia yakin anak-anak dapat lebih percaya diri untuk mengekspresikan diri mereka melalui seni rupa dan mengembangkan kreativitas mereka. Untuk itu ia menilai perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat tentang pentingnya seni rupa anak dan memberikan dukungan yang memadai bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka dalam bidang ini.
“Saya sangat senang, ketika mendapatkan kabar karya saya lolos seleksi” ujar Almira yang akrab dipanggil Qia.
Almira tampak bersemangat untuk mewakili Kalimantan Barat di pameran Kids Binnale Indonesia 2025. Ia berharap bahwa karya anak-anak dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan seni bagi anak-anak.
Almira baru-baru ini juga berpartisipasi dalam pameran "Kompak on Drawing 2025" bersama 17 teman-temannya dari sanggar KhaChiFA, berdampingan dengan karya perupa-perupa senior Kalimantan Barat. (sti)
Editor : Hanif