Siapa sangka, dari secangkir kopi yang menggoyang lidah, Warkop GL II bisa meraih apresiasi? Tempat usaha ini mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Mempawah. Yakni, melalui ketaatannya membayar pajak.
Wahyu Ismir, Mempawah
PONTIANAK POST - WARUNG kopi yang kerap jadi tempat nongkrong favorit warga Mempawah itu baru saja diganjar penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Mempawah karena taat bayar pajak dan aktif berkontribusi untuk daerah.
Dan kini, secangkir kopi di Warkop Goncang Lidah bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang cerita sukses dan kontribusi nyata bagi daerah. Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Mempawah, Erlina, kepada perwakilan sekaligus owner, Selviana Kumalasari, saat peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Mempawah, Jumat (4/7) lalu.
“Saya benar-benar terharu. Siapa sangka dari warung kopi kecil, kami bisa berdampak sejauh ini? Terima kasih buat para pelanggan setia yang sudah support Warkop GL sampai hari ini,” ungkap Selviana usai menerima penghargaan.
Menurut Selviana, kepercayaan pelanggan adalah bahan bakar utama di balik ramainya Warkop GL I dan GL II. Dari sanalah roda usaha terus berputar; gaji karyawan aman, dan kewajiban pajak bisa tertunaikan.
“Kami juga merasa bangga bisa jadi bagian dari penggerak ekonomi lokal. Selain taat pajak, kami berupaya menyerap tenaga kerja dari anak-anak muda Mempawah,” katanya.
Bupati Erlina pun mengapresiasi pelaku usaha seperti Selviana. Ia menyebut, di usia ke-66 tahun Kabupaten Mempawah butuh lebih banyak pengusaha yang disiplin, kreatif, dan punya semangat kolaborasi.
“Usaha seperti Warkop Goncang Lidah ini adalah contoh nyata bagaimana UMKM bisa tumbuh, patuh, dan berdampak. Kita harap ini bisa jadi inspirasi bagi pelaku usaha lain,” ujar Erlina.
Selain Warkop GL II, penghargaan juga diberikan kepada nama-nama lain yang punya kontribusi positif di bidang usaha dan pajak, seperti H. Zulkarnaen (Lala Catering), PT Total Optima Prakarsa, PT Borneo Alumina Indonesia, dan PT Rezeki Perkasa Sejahtera Lestari. (*)
Editor : Hanif