Peringatan HUT ke 80 RI dirayakan di berbagai penjuru Nusantara. Di Kalimantan Barat, berbagai cara dilakukan warga untuk memeriahkannya. Salah satunya di Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, yang menggelar lomba selama tujuh malam. Ada remi boks, karaoke, hingga perlombaan Tari Jepin dengan total peserta sedikitnya 200 orang.
Wahyu Ismir, Mempawah
Suasana Kantor Lurah Sungai Pinyuh terasa berbeda sejak Jumat (8/8) malam. Penuh cahaya lampu. Biasanya lengang, kini jauh lebih ramai dari biasanya. Bahkan, ratusan warga berkumpul di sana. Suara teriakan dan sorak warga terdengai. Riuh. Ramai. Mereka datang untuk menyaksikan pembukaan rangkaian lomba perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Panitia, Syaifullah, mengungkapkan perayaan HUT RI pada tahun ini jauh lebih berwarna dari tahun sebelumnya. Ada perlombaan karaoke suka-suka, lomba remi box, dan tari jepin. Jumlah pesertanya pun terbilang besar, yakni 128 orang untuk remi box, 84 peserta putra-putri untuk karaoke, dan tujuh peserta untuk tari jepin.
“Hadiah yang disiapkan bervariasi, mulai dari topi, piala, uang pembinaan, dan lainnya. Semua kegiatan ini terselenggara berkat dukungan kelurahan serta partisipasi para donatur,” jelasnya.
Lurah Sungai Pinyuh, Al Azhar, mengatakan ini adalah tahun kedua digelar lomba kemerdekaan. Pada tahun lalu hanya ada lomba karaoke dengan peserta terbatas. Namun, kini cakupannya lebih luas.
“Berkat kerja sama banyak pihak, peserta berasal dari seluruh masyarakat Sungai Pinyuh. Antusiasme sangat tinggi, bahkan kami terpaksa membatasi jumlah peserta. Targetnya, seluruh rangkaian lomba rampung dalam satu minggu,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mempawah. Staf Ahli Bupati, Raja Fajar, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah, menyampaikan pesan agar seluruh perlombaan dilaksanakan dengan menjunjung sportivitas.
“Pak Sekda mengingatkan, panitia harus adil, peserta harus fair, dan jangan sampai ada gesekan. Anggap saja ini ajang silaturahmi, bukan sekadar mencari juara. Mengisi kemerdekaan bukan hanya mengenang perjuangan, tapi juga menjaga kebersamaan dan keamanan,” tegasnya.(*)
Editor : Hanif