Ratusan siswa SMAN 1 Pontianak antusias mengikuti peluncuran Senam Segarasa (Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa) di lapangan sekolah setempat, Jumat (29/8). Suasana semakin meriah ketika Sekda Kalbar, Harisson secara resmi meluncurkan gerakan senam yang digagas untuk membangun budaya olahraga sejak dini.
IDIL AQSA AKBARY, Pontianak
PELUNCURAN ditandai pelepasan balon berwarna-warni ke udara bersama jajaran Disporapar Kalbar, KORMI, Perwosi, dan Ikatan Alumni SMAN 1 (IKASMANSA). Tepuk tangan dan sorak-sorai siswa mengiringi momen tersebut.
Harisson mengatakan Senam Segarasa tidak sekadar gerakan olahraga, melainkan gerakan moral untuk menanamkan pola hidup sehat. “Kami ingin menumbuhkan semangat sehat, bugar, gembira, dan luar biasa. Olahraga harus menjadi bagian dari gaya hidup, karena dengan tubuh sehat kita bisa belajar, bekerja, dan berkarya optimal,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemprov Kalbar berkomitmen memasyarakatkan olahraga sebagai pilar penting mewujudkan Gerakan Pemuda Sehat Menuju Indonesia Emas 2045 (Gema Emas 2045).
“Anak-anak Kalbar harus tumbuh tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga sehat jasmani dan rohani, sehingga siap menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Menurutnya, peluncuran ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk membangun budaya olahraga. Senam Segarasa diharapkan berkembang tidak hanya di sekolah, tapi juga keluarga, komunitas, instansi pemerintah, hingga swasta. “Kami ingin olahraga tidak lagi dianggap beban, melainkan kebutuhan dan hiburan menyehatkan,” tambahnya.
Salah seorang pelajar SMAN 1 mengaku senang bisa ikut launching. Ia menilai gerakan senam mudah diikuti dan membuat tubuh lebih segar.
“Seru sekali ikut Senam Segarasa, apalagi musiknya bikin semangat. Kalau bisa rutin dilakukan di sekolah supaya terbiasa hidup sehat,” ungkapnya.
Sementera itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kalbar, Windy Prihastari menjelaskan, Gema Emas 2045 merupakan proyek perubahan bertujuan meningkatkan kesadaran nutrisi di kalangan pemuda serta mendorong gaya hidup sehat, aktif, dan cerdas.
“Tujuan dari inovasi Gema Emas 2045 ini adalah menciptakan pemuda Indonesia yang sadar nutrisi, sehat aktif, dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Menurut Windy, gerakan ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda unggul dan kompetitif menyambut masa keemasan demografi Indonesia.
“Dengan jangka panjang yang dirancang, inovasi ini dapat menjadi dasar untuk mengingatkan pemuda, khususnya di Kalbar, agar tumbuh dan berkembang secara optimal menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Windy menjelaskan, Gema Emas 2045 dirancang untuk membentuk ekosistem pemuda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga produktif, intelektual, dan siap menjadi penggerak kemajuan bangsa. Program ini diharapkan menghasilkan tenaga kerja berkualitas dan berdaya saing tinggi pada 2045.
Secara teknis, ruang lingkup proyek perubahan meliputi, membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan. Penyusunan kebijakan Gerakan Pemuda Sehat menuju Indonesia Emas 2045. Dan penyusunan modul panduan pelaksanaan program.
Kemudian edukasi, dan peningkatan pemahaman pemuda akan pentingnya gaya hidup sehat. Pemanfaatan teknologi untuk mendukung edukasi gerakan. Monitoring, dan evaluasi terhadap implementasi gerakan di lapangan. (bar/r)
Editor : Miftahul Khair