Polda Kalbar bersama masyarakat dan nelayan menggelar bersih Sungai Kapuas di Kubu Raya dalam rangka HUT Brimob ke-80 dan Polairud ke-75. Kegiatan ini juga menjadi ajakan bagi warga dan perusahaan untuk menjaga sungai tetap bersih dan lestari.
ARIEF NUGROHO, Kubu Raya
Pemandangan berbeda terlihat di Dermaga Sukalanting, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (12/11). Puluhan anggota Polda Kalimantan Barat dari Satuan Brimob dan Direktorat Polairud tampak berbaur dengan nelayan serta masyarakat setempat, mengayuh perahu dan menebar jaring untuk mengangkat sampah yang mengapung di Sungai Kapuas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Brimob dan HUT ke-75 Polairud, sekaligus bentuk kepedulian terhadap sungai yang menjadi urat nadi kehidupan warga Kalimantan Barat. Plastik, ranting pohon, hingga tumbuhan air seperti enceng gondok diangkat satu per satu ke darat dalam suasana gotong royong yang hangat dan penuh semangat.
Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol. Dede Rojudin, mengatakan kegiatan ini bertujuan mengembalikan kebersihan Sungai Kapuas yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat.
“Harapannya, Sungai Kapuas kembali bersih. Kapuas adalah urat nadi kehidupan masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya didampingi Direktur Polair Polda Kalbar, Kombes Pol. Agusman, serta sejumlah stakeholder terkait.
Dede menegaskan, aksi bersih-bersih ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga ajakan agar masyarakat lebih peduli menjaga lingkungan. “Kami mengimbau masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. Maklumat Kapolda Kalbar juga berlaku bagi perusahaan. Tidak boleh membuang limbah ke sungai,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan sungai tidak bisa hanya mengandalkan aparat, melainkan butuh kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat. “Sungai ini milik kita semua. Kalau kita jaga bersama, manfaatnya juga akan kita rasakan bersama,” pungkas Dede. **
Editor : Hanif