Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gunung Tanjung Datok Simpan Pesona Keindahan, Pendaki Bisa Lihat Enggang Terbang hingga Rafflesia Hasseltii

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 23 Desember 2025 | 07:33 WIB

 

BUNGA: Rita Hastarita saat mengunjungi bunga Rafflesia Hasseltii di Gunung Tanjung Datok, Sambas.
BUNGA: Rita Hastarita saat mengunjungi bunga Rafflesia Hasseltii di Gunung Tanjung Datok, Sambas.

Gunung Tanjung Datok, di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas menyimpan pesona keindahan alam yang masih asri. Berbagai aneka flora dan fauna khas hutan tropis Kalimantan masih ditemukan di sana. Hijau hutan segarnya udara semakin epik dengan tumbuhnya bunga langka rafflesia hasseltii

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

Rita Hastarita, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kalbar belum lama ini melakukan ekspedisi di Gunung Tanjung Datok, Paloh Sambas. Tujuannya ke sana, salah satunya melakukan melakukan pemetaan pariwisata hiking di Kalimantan Barat.

Butuh waktu sembilan jam perjalanan menuju ke Temajok Sambas. Kemudian pagi harinya, perjalanan dilanjutkan meniti kaki Gunung Tanjung Datok pada pukul sembilan pagi. Titian pendakian mulai ditapaki bersama teman-teman pemandu lokal dan komunitas rekan lestari alam dari mahasiswa Program Studi Pariwisata Poltesa Sambas.

Di perjalanan, dia juga mengamati flora dan fauna yang ada di sana. Berada di kawasan hutan lindung, pepohonan besar pun berdiri perkasa. Jenis pohon ara, mabang dan berbagai jenis pohon tua lainnya begitu tegap. Dari informasinya, di puncak gunung juga terdapat banyak jenis anggrek.

Tak kalah menyita perhatian. Keberadaan burung enggang kadang juga terbang di atas rimbunnya pepohonan di hutan lindung itu. “Semakin naik ke atas puncak, di perjalanan saya juga menemukan bonggol bunga bangkai yang baru mau tumbuh,”ujar Rita.

Beberapa bunga bangkai itu malah sudah menghitam. Artinya sebelum dia tiba di sana, bunga tersebut sudah lebih dulu merekah. Perjalanan itu kata dia begitu berkesan. Sebab di ketinggian empat ratus meter, dia menemukan bunga bangkai yang baru mau mekar. Dari infonya, jenis bunga bangkai tersebut rafflesia hasseltii.

Sepertinya lingkungan di hutan ini sangat menunjang untuk tumbuhnya bunga bangkai. Sebab bonggol bunga di sini bukan hanya satu buah saja ditemukan. Namun ada cukup banyak.

“Artinya lingkungannya memang mendukung. Kondisinya di sini lembab, hangat ada aliran air semua itu bisa membantu pertumbuhan bunga bangkai,” ujarnya.

Setelah menapaki langsung gunung ini, dia menyatakan jika lokasi ini memiliki potensi untuk dikelola sektor wisatanya. Terlebih di Paloh juga memiliki kawasan pantai yang bagus. Jika dikombinasikan, ini juga bisa menjadi nilai tawar wisatawan untuk datang ke sini.

Kata dia, Gunung Tanjung Datok merupakan satu kawasan Temajuk yang terkenal dengan pantai indahnya, pengembangan industri pariwisata dengan menjaga kearifan lokal dapat menjadi strategi pariwisata berkelanjutan yang menjadikan budaya, tradisi, dan nilai-nilai lokal sebagai daya tarik utama untuk menciptakan pengalaman autentik bagi wisatawan, sekaligus memberdayakan masyarakat lokal sebagai pelaku utama dan pelestari warisan, dengan dukungan pemerintah dan swasta untuk menciptakan sinergi ekonomi dan sosial yang seimbang, menghindari komersialisasi berlebihan, mempromosikan keunikan daerah secara lestari, serta tetap menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.(*)

Editor : Hanif
#Gunung Tanjung Datok #Enggang #Pesona #sambas #hutan tropis #Rafflesia hasseltii