Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Dari Kegiatan Bulan Bakti Perdami ke-62 di Kalbar: Memasuki Usia 50 Tahun, Mata Mengalami Penuaan Alami

Siti Sulbiyah • Selasa, 7 Juli 2026 | 09:24 WIB
Tenaga kesehatan saat melakukan pemeriksaan mata kepada seorang warga yang hadir memeringati Bulan Bakti Perdami ke-62 yang digelar Perdami Cabang Kalbar, Minggu (5/7). (ISTIMEWA)
Tenaga kesehatan saat melakukan pemeriksaan mata kepada seorang warga yang hadir memeringati Bulan Bakti Perdami ke-62 yang digelar Perdami Cabang Kalbar, Minggu (5/7). (ISTIMEWA)

Suasana Car Free Day di Jalan Ahmad Yani, Pontianak ramai seperti biasanya pada Minggu (5/7). Berbagai kegiatan dilaksanakan di sejumlah titik. Salah satunya kegiatan yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Kalimantan Barat di halaman Dinas Kesehatan Kota Pontianak. 

SITI SULBIYAHPontianak

PULUHAN warga rela mengantre untuk mendapatkan layanan pemeriksaan mata gratis yang digelar Perdami Cabang Kalimantan Barat memeringati Bulan Bakti Perdami ke-62. Sejumlah dokter tampak memberikan pelayanan bagi warga yang hadir. Peserta yang datang berharap dapat mengetahui kondisi kesehatan mata sekaligus memperoleh kacamata baca yang sesuai agar aktivitas sehari-hari kembali nyaman. 

Kegiatan yang dilaksanakan serentak oleh dokter spesialis mata di seluruh Indonesia ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mata sekaligus membantu menekan angka kebutaan yang masih menjadi tantangan di Indonesia.

Baca Juga: DJKN Kalbar Edukasi Warga Pontianak soal Lelang Resmi di CFD untuk Cegah Penipuan

Ketua Perdami Cabang Kalbar, Muhammad Asroruddin mengatakan, antusiasme masyarakat terlihat sejak layanan dibuka. Tercatat sebanyak 152 warga mengikuti pemeriksaan mata gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas.

"Khusus Perdami cabang Kalimantan Barat, kegiatan berupa pemeriksaan mata gratis untuk warga berusia 50 tahun ke atas serta pemberian kacamata gratis," ujarnya.

Menurut Asroruddin, masih ada masyarakat baru memeriksakan mata ketika penglihatannya bermasalah. Padahal, memasuki usia 50 tahun ke atas, mata akan mengalami proses penuaan alami. Salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah presbiopia, yaitu berkurangnya kemampuan mata untuk melihat dekat. 

“Akibatnya, membaca tulisan kecil, menggunakan ponsel, atau menjahit menjadi semakin sulit,” tuturnya. 

Baca Juga: Paparan Sinar Matahari Bisa Turunkan Risiko Gangguan Kesehatan Mental, Ini Faktanya Menurut Dokter!

Kondisi tersebut, lanjut dia, kerap dianggap sebagai hal yang wajar, sehingga banyak orang memilih membeli kacamata secara mandiri tanpa melalui pemeriksaan. Padahal, di usia ini risiko katarak, glaukoma, retinopati diabetik, dan degenerasi makula juga mulai meningkat dan sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

“Karena itu, pemeriksaan mata secara berkala sangat penting, meskipun penglihatan masih terasa baik.” jelasnya. 

Lebih jauh ia menjelaskan, pemeriksaan tidak hanya menentukan ukuran kacamata baca (presbiopia) yang tepat, tetapi juga mendeteksi penyakit mata sejak dini sebelum menyebabkan gangguan penglihatan permanen.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan mata merupakan investasi penting untuk mempertahankan kualitas hidup di usia lanjut.

“Di usia 50 tahun ke atas, jangan hanya mengganti kacamata, pastikan juga kesehatan mata diperiksa oleh tenaga kesehatan atau dokter mata. Mata sehat, hidup lebih berkualitas,” pungkasnya.(*)

Editor : Hanif
#Perdami Kalbar #Gratis #Pemeriksaan Mata #edukasi #kesehatan mata