Diskominfo Pontianak menyalurkan 2.000 liter air bersih kepada warga Gang Gajah Mada 5. Total bantuan mencapai 7.000 liter, membantu kebutuhan warga di tengah kemarau sekaligus membuka harapan agar distribusi diperluas ke wilayah lain.
MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak
DI TENGAH kemarau yang membuat kebutuhan air bersih meningkat, kedatangan bantuan air menjadi kabar yang melegakan bagi warga Jalan Gajah Mada Gang Gajah Mada 5, Kecamatan Pontianak Selatan.
Pada Jumat (18/9), sebanyak 2.000 liter air bersih disalurkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak kepada masyarakat di kawasan tersebut. Air itu menjadi salah satu tumpuan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Polsek Pontianak Timur Gelar Jumat Curhat Bersama MWCNU, Bahas Kamtibmas dan Krisis Air Bersih
Bagi sebagian warga, air bukan sekadar kebutuhan rumah tangga. Ketika kemarau datang, ketersediaannya ikut menentukan bagaimana aktivitas sehari-hari dapat berjalan, mulai dari mencuci hingga memenuhi kebutuhan minum.
Ketua RT 001 RW 007, Edi, mengatakan bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Menurut dia, kebutuhan air meningkat ketika musim kemarau berlangsung.
“Ini sangat bermanfaat untuk warga, apalagi saat musim kemarau seperti ini. Warga sangat membutuhkan air bersih untuk mencuci, membilas, dan juga untuk diminum,” ungkap Edi.
Karena itu, ia berharap distribusi air bersih tidak berhenti di wilayahnya. Bantuan serupa, menurut Edi, perlu menjangkau kawasan lain agar warga yang menghadapi persoalan serupa turut terbantu.
“Mungkin bisa sering dilakukan kegiatan seperti ini. Bukan hanya di wilayah kami, tetapi juga di Pontianak Barat, Utara, dan Timur. Jadi, bisa merata,” pungkasnya.
Dari sisi pemerintah, penyaluran 2.000 liter air di Gang Gajah Mada 5 merupakan bagian dari rangkaian bantuan yang telah dilakukan Diskominfo Kota Pontianak. Hingga Jumat, total air bersih yang disalurkan kepada masyarakat mencapai sekitar 7.000 liter.
Kepala Diskominfo Kota Pontianak Syamsul Akbar mengatakan distribusi tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi kebutuhan air selama musim kemarau.
“Per hari ini total sekitar 7.000 liter air bersih yang sudah kita salurkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Akbar berharap air yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan sehari-hari warga Kota Pontianak.
“Kami berharap air bersih ini dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari masyarakat Kota Pontianak,” tuturnya.
Di tengah kemarau, 2.000 liter air yang tiba di sebuah gang mungkin terlihat sederhana. Namun bagi warga yang membutuhkan, bantuan itu menjadi bagian penting untuk menjaga aktivitas rumah tangga tetap berjalan.(*)
Editor : Hanif