Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kreasi Mahar Emas Pernikahan

Super_Admin • Minggu, 24 Januari 2021 | 12:26 WIB
MAHAR RUSTIC
MAHAR RUSTIC
SETIAP pasangan suami istri menginginkan sesuatu yang spesial nan istimewa di hari bahagianya. Salah satunya mengkreasikan mahar agar terlihat cantik. Tidak hanya uang, saat ini kreasi mahar sudah beragam. Beberapa diantaranya dihadirkan oleh Mahar by Hanifana.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Ketertarikan Hanifa Nur Afifah membangun Mahar by Hanifana (@mahar.byhanifana) berawal dari dunia permaharan di Kota Pontianak yang masih ketinggalan jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Dari situlah, perempuan yang akrab disapa Hani ini mencoba membuat mahar pop up dan mempromosikannya di laman Instagram. Kala itu mahar pop up yang Hani buat masih dipromosikan di laman Instagram seserahan, usaha yang sudah lebih dulu Hani geluti.

“Alhamdulillah mahar yang saya buat saat itu mendapat antusias yang tinggi,” ucap Hani.

Tahun 2016 Hani mulai mrmbangun usaha ini. Ia pun mulai merambah ke jenis mahar lainnya (di luar mahar model pop up) seperti mahar quilling, mahar rustic, hingga mahar gold.

Hani mengaku ide datang begitu saja. Mengenai konsep mahar, Hani sengaja menawarkan pada klien, biar klien yang memutuskan seperti apa mahar yang diinginkan. Kebanyakan klien memiliki gambaran design sendiri. Kemudian Hani yang nantinya akan membantu mengaplikasikan ke bentuk yang diinginkan. Pemilihan mendalami ragam model mahar, termasuk mahar gold bukan tanpa alasan. Menurut Hani, gold bersifat awet (longlast). Seperti halnya pepatah ‘gold will always be gold’. “Jadi, tidak akan dimakan waktu,” sambungnya.

Tentunya mahar yang dibuatnya ini, termasuk mahar gold berbeda dengan model mahar zaman dulu yang kebanyakan berbentuk masjid dan lainnya yang semuanya dibentuk dari uang. Jika dilihat sekarang, tentu mahar dengan model ini bisa dikatakan kuno, padahal notabene cukup dikenal dua atau tiga tahun lalu.

Berbicara mengenai mahar gold, desain dilakukan secara grafis. Hal ini dikarenakan terasa jauh lebih fleksibel jika diharuskan melakukan revisi (ada kekurangan atau ingin menambahkan sesuai yang diinginkan). “Di luar mahar gold, saya membuat secara handmade,” tutur Hani.

Berbicara mengenai bahan baku dan tingkat kesulitan, Hani mengungkapkan mahar gold bahan bakunya lebih mahal. Di sampimg itu, gambaran desain yang klien inginkan sudah jelas atau belum. Karena kalau klien sendiri belum tahu menginginkan desain seperti apa, Hani juga belum bisa mengerjakan.

Gambaran desain yang dimaksud ini termasuk bahan yang digunakan atau ada request khusus misal ingin menggunakan tambahan uang nominal tertentu di dalam frame mahar gold itu sendiri.

“Biasanya saya akan kirim draft design. Jika klien sudah setuju, saya akan langsung proses,” ungkap Hani.

Untuk mahar gold sendiri menggunakan acrylic gold. Biasanya ada klien yang menambahkan logam mulia asli di dalam frame. Tetapi, ucap Hani rata-rata klien lebin suka menggunakan replika untuk yang di frame.

Sementara mahar handmade, Hani menyatakan proses pengerjaannya lebih lama karena tanpa ada proses revisi. Rata-rata waktu pengerjaan mahar handmade dilakukan paling lama dua pekan setelah klien mentukan desain yang diinginkan.

Hanya saja untuk terarium hexagonal proses pengerjaan lebih lama, bisa sampai tiga pekan, karena pengrajin bahan bakunya tidak ada di Pontianak. Dari sekian banyak jenis mahar, mahar rustic cukup sulit dibuat karena bahan bakunya bunga kering (dried flowers), dimana lebih rentan rusak sehingga perlu hati-hati dalam menghias.

Memgenai frame dan isian mahar, Hani menambahkan isian bergantung pada jenis mahar lagi, karena setiap jenis mahar pemakaian bahannya dan akaesorisnya berbeda. Sejauh berjalan, Hani bersyukur banyak mendapat feedback dari klien dimana banyak yang merekomendasikan mahar Hani ke orang-orang di sekitarnya.

Area pemesanan juga sudah mencakup seluruh Kalbar. Beberapa waktu lalu saya juga sempat mendapat pesanan untuk pengantin di Luwuk, Sulawesi Tengah. Ke depannya, Hani berharap bisa memiliki galeri lebih luas dan menampung seserahan, mahar, dan florist karena saat ini masih mencar di dua lokasi. Jadi, klien lebih enak untuk konsultasi tatap muka.**

MAHAR RUSTIC
MAHAR RUSTIC
MAHAR RUSTIC

Photo
Photo
MAHAR HEXAGONAL

Photo
Photo
MAHAR GOLD SUPER PREMIUM

Photo
Photo
MAHAR GOLD PREMIUM

Photo
Photo
MAHAR BELGI

Photo
Photo
MAHAR SHABBY Editor : Super_Admin
#for her