Siti Sulbiyah, Pontianak
Nasi briyani atau biryani adalah kuliner khas India yang cukup populer dan diminati oleh masyarakat Indonesia. Diolah dengan bumbu dan rempah-rempah yang khas, nasi ini memiliki cita rasa yang unik sekaligus lezat.
Kuliner ini kerap disandingkan dengan lauk berupa daging-dagingan, seperti kambing, ayam, dan sapi. Umumnya, nasi briyani dihidangkan pada momen-momen tertentu seperti perayaan Idulfitri, Iduladha, hingga acara pesta dan selamatan. Namun kini, nasi yang dibuat dari beras basmati tersebut bisa dijadikan menu sehari-hari layaknya nasi putih.
“Nasi briyani ini sebenarnya nasi yang sehat, dan bisa dijadikan menu sehari-hari,” ungkap Novan, Owner Al-Briyani Pontianak.
Basmati sendiri merupakan jenis beras yang banyak dibudidayakan di India dan Pakistan. Beras ini tampilan bijinya panjang dan ramping daripada beras yang umum di Indonesia seperti beras putih atau beras merah. Dibalik bentuknya yang sedikit berbeda dengan beras putih biasa, basmati memiliki kandungan gizi dan berkhasiat bagi kesehatan.
Hidangan nasi briyani yang dikenal gurih dan kaya aroma rempah ini sangat cocok disantap dengan berbagai olahan lauk, utamanya daging-dagingan. Olahan daging tersebut seperti gulai kambing, kambing bakar, ayam bakar, hingga semur daging sapi.
Nasi briyani mempunyai rasa pedas berbeda dengan masakan Indonesia. Makanan Indonesia cenderung punya rasa pedas khas cabai. Sementara briyani cenderung pedas yang hangat karena kaya akan rempah. Adapun rempah-rempah yang digunakan umumnya adalah pala, merica, kayu manis, cengkeh, dan kapulaga.
Nasi briyani melekat citranya sebagai kuliner khas negara-negara timur tengah. Walau begitu, kata Novan, panganan ini sebenarnya sangat cocok dengan selera masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Kalimantan Barat. Apalagi saat ini, briyani bisa dikombinasikan dengan lauk pauk khas nusantara.
“Karena sebenarnya bisa menggantikan nasi putih, briyani cocok dimakan bersama lauk-pauk yang umumnya kita makan sehari-hari,” ucapnya.
Lauk-pauk dan sayuran khas nusantara yang cocok menjadi pendamping briyani tersebut seperti pacri nanas, sambal kentang, acar timun, bakwan jagung, sayur terong, telur balado, sambal wadollah, dan lain sebagianya.
"Jadi nasi briyani ini orang melayu bisa makan, orang Arab bisa, India juga bisa," tukasnya.
Tantangan Memasak Beras Basmati
Cara membuat nasi briyani memang tidak bisa dikatakan gampang. Memasak beras basmati pun harus hati-hati agar mencapai tingkat kematangan yang pas.
"Tantangan dalam memasak beras basmati ini adalah bagaimana kematangannya itu pas. Jangan sampai nasinya kurang matang atau bahkan nasinya lecak," kata Erna Susanti, juru masak di Al-Briyani Pontianak.
Tak hanya kematangan, penggunaan bumbu juga harus pas agar nasi yang dihasilkan gurih dan lezat. Umumnya, nasi briyani dimasak dengan aneka bumbu, seperti pala, merica, kayu manis, cengkeh, dan kapulaga. Bumbu halus umumnya terdiri dari bawang putih, jahe, pala, merica, dan garam. Bumbu halus ini biasanya dibuat terlebih dahulu.
Memasak briyani bisa dilakukan dengan teknik aron. Teknik ini sebenarnya bisa dibilang cukup sederhana. Kuncinya adalah menggunakan air dengan ukuran yang pas.
Sebelum memasak, beras basmati terlebih dahulu direndam sampai agak mengembang dan kemudian tiriskan airnya. Selanjutnya, tumis rempah-rempah, mulai dari bumbu halus, ketumbar, kayu manis, cengkeh, kapulaga, dan lain sebagainya.
“Tumis sampai mengeluarkan aroma harum,” ujarnya.
Kemudian, tumisan rempah dicampur air dan masak sampai mendidih. “Rebus air rempahannya sampai mendidih, baru kita masukkan beras yang tadi ditiriskan sebelumnya,” tambahnya.
Tahapan mengaron nasi inilah yang menurutnya sangat penting. Sebab, jika menggunakan jumlah air yang terlampau banyak, maka bisa membuat nasi terlalu lembek ketika matang. Setelah diaron, beras kemudian dikukus hingga matang.
“Saat mengaron itu takaran airnya harus pas, bumbunya harus merata. kalau terlalu banyak air, nasinya bisa lembek,” ucapnya.
Erna mengatakan seperti nasi pada umumnya, briyani lebih enak disantap saat masih hangat-hangatnya. Ditemani dengan daging membuat briyani lebih enak dinikmati.
“Nasi briyani temannya ada ayam bakar, ayam goreng serundeng, gulai kambing, kambing bakar, dan lain-lain,” pungkasnya.** Editor : Syahriani Siregar