Eksperimen sains menawarkan banyak manfaat untuk si kecil, mulai dari menyalurkan minat, meningkatkan minat belajar, hingga melatih kreativitasnya. Ada banyak eksperimen sederhana yang bisa dilakukan bersama anak-anak.
Oleh : Siti Sulbiyah
Lebih dari dua puluh anak tampak asik dengan peralatan eksperimen di hadapan mereka. Ada yang asik mengaduk-aduk cairan kental di dalam beaker glass atau gelas kimia. Cairan tersebut dipanaskan dengan menggunakan hot plate laboratorium agar mencapai kekental yang diinginkan serta warna yang merata.
Sebagian anak ada yang telah mencetak cairan kental tersebut dalam wadah kecil beraneka bentuk. Sebagiannya lagi menyelesaikan tahapan eksperimen sehingga cairan telah berubah menjadi jeli. Inilah eksperimen mereka dalam membuat sabun jeli atau chewy soap.
Eksperimen tersebut dilakukan dalam kegiatan bertajuk ‘Fun Science Activity' yang digelar Garden Lounge Aston Pontianak oleh Chemistry Insight Center (CIC) Universitas Tanjungpura (Untan) dan bekerja sama dengan hotel tersebut.
“Dari eksperimen ini, saya berharap anak saya mendapatkan wawasan baru dan mengenalkan tentang apa itu sains,” ungkap Tia, salah satu orang tua peserta Fun Science Activity.
Tia mengatakan buah hatinya yang saat ini berumur delapan tahun cukup tertarik dengan hal-hal baru, termasuk eksperimen sains seperti ini. Anaknya itu memang beberapa kali melihat alat-alat di laboratorium tempat ia bekerja.
“Saya sendiri juga bekerja di lab kimia. Dan kadang-kadang suka tanya-tanya dengan alat dan bahan kimia,” katanya.
Kali ini, anaknya berkesempatan langsung melihat, mempelajari, dan mempraktekkan langsung penggunaan alat-alat laboratorium yang sebelumnya pernah dilihat di tempat kerja. Ia berharap anaknya mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga bagi dirinya kelak.
“Jadi karena anak memperlihatkan ketertarikan, maka saya sebagai orangtua perlu memfasilitasi,” terangnya.
Memberikan anak pengalaman bereksperimen bertujuan untuk memicu rasa ingin tahu mereka serta mengembangkan minat terhadap lingkungan. Usia anak memang cenderung memiliki rasa ingin tahu yang besar tentang dunia di sekitar mereka, sehingga sarana ini merupakan langkah yang tepat.
Ketua CIC Untan, Intan Syahbanu mengatakan eksperimen-eksperimen seperti ini menjadi cara yang tepat untuk mengenalkan sains kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan bagi mereka.
“Eksperimen ini dilakukan juga supaya tidak ada anggapan pada diri anak bahwa sains itu menyeramkan, karena masih ada persepsi bahwa sains itu identik dengan hal-hal yang sulit dan menakutkan,” tuturnya.
Mengenalkan anak-anak pada sains menurutnya tidak sulit karena sains merupakan ilmu kehidupan yang dekat dengan keseharian mereka. “Keseharian kita juga dekat dengan sains, keseharian kita juga dekat dengan bahan kimia,” katanya.
Melalui ilmu sains, anak diajarkan untuk menggunakan kelima inderanya dalam memahami gejala dan peristiwa yang terjadi di sekitarnya. Hal ini meliputi penggunaan indera penglihatan, perabaan, penciuman, pengecap, dan pendengaran. Semakin banyak keterlibatan indera dalam proses belajar, semakin mudah bagi anak untuk memahami dan mengingat apa yang telah dipelajarinya.
Selain itu, manfaat eksperimen sains yaitu anak akan mendapat pengalaman yang berbeda dari sekadar membaca atau mendengarkan informasi secara pasif. Dalam eksperimen, anak dapat terlibat secara langsung dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep yang dipelajari.
Di sisi lain, pastikan eksperimen yang dilakukan mendapatkan pendampingan orangtua. Selain itu, orang tua juga perlu memastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam eksperimen tersebut aman digunakan.
“Banyak eksperimen yang bisa dilakukan dengan bahan-bahan yang aman, sederhana, dan bisa dilakukan dengan mudah oleh anak-anak dan mudah mereka memahaminya,” ujar Dosen Kimia FMIPA Untan ini.
Arifin selaku Public Relations Manager Hotel Aston Pontianak menambahkan, kegiatan ‘Fun Science Activity' merupakan pengisi liburan sekolah yang bermanfaat bagi anak-anak. Pihaknya senang dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan bereksplorasi di Hotel Aston Pontianak.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi sarana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak,” ujarnya.
Editor : Siti