Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bagaimana Mengatasi Anak yang Meniru Perilaku Negatif? Berikut Kata Ahli

Miftahul Khair • Selasa, 20 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi orang tua bermain bersama anak. (FREEPIK)
Ilustrasi orang tua bermain bersama anak. (FREEPIK)

PONTIANAK - Dosen IAIN Pontianak, Dr. Randi Saputra, M.Pd., Kons menilai penting bagi orang tua dalam menghadapi anak yang meniru perilaku negatif. Menurutnya, langkah pertama yang harus diambil orang tua adalah mengidentifikasi sumber perilaku negatif tersebut. 

"Orang tua perlu memahami dari siapa atau dari mana anak meniru perilaku tersebut," ujarnya.

Setelah sumber perilaku negatif teridentifikasi, orang tua dapat memberikan perhatian yang lebih kepada anak dan menjelaskan perilaku mana yang benar dan mana yang salah.

"Setelah kita identifikasi, kita dapatkan akar permasalahannya baru kita jelaskan kepada anak mana yang benar mana yang salah. Serta mengarahkan anak untuk memahami dampak dari perilaku negatif tersebut," kata Randi.

Randi menekankan pentingnya konsistensi dalam menunjukkan perilaku positif yang diinginkan. Orang tua harus menjadi teladan dengan menunjukkan perilaku yang baik secara berkelanjutan. "Berikan pujian atau hadiah ketika anak menunjukkan perilaku positif," tambahnya.

Menjawab pertanyaan tentang cara memberikan contoh perilaku positif yang efektif, Randi menjelaskan bahwa orang tua harus menjadi role model. Menjadi teladan dengan menunjukkan perilaku yang diinginkan secara berkelanjutan. 

“Menunjukkan perilaku yang diinginkan secara konsisten. Kalau kita tidak mau anak kita berkata kasar, ya orang tua dalam rumah itu jangan berkata kasar," jelasnya.

Randi juga memberikan panduan kapan sebaiknya orang tua mempertimbangkan untuk mencari bantuan dari psikolog atau konselor anak. Ini perlu dilakukan jika perilaku negatif anak berkelanjutan, menunjukkan gangguan emosional, tanda-tanda stres, kecemasan, atau depresi yang berlebihan.

"Hal ini harus segera dibawa ke psikolog dan konselor ketika perkembangan sosial dan akademik terganggu. Keterlibatan profesional membantu orang tua memahami penyebab di balik perilaku anak yang negatif tersebut," tutup Randi. (sti)

Editor : Miftahul Khair
#anak - anak #PERILAKU NEGATIF #anak meniru perilaku negatif