INTERAKSI sesama rekan kerja pasti tak terelakkan di kantor. Namun, terkadang terjadi perbedaan pendapat dan merasa tak sepaham untuk bekerjasama.
Terlebih jika merasa teman tersebut manipulatif. Agar tak salah dalam menilai seseorang, dilansir dari Hack Spirit, berikut beberapa tanda teman kerja yang manipulatif.
Selalu mengambil ide
Teman kerja yang manipulatif cenderung mengambil ide atau kerja keras orang lain. Mereka akan memuji diri sendiri di depan atasan, meskipun kontribusi orang lain sangat signifikan.
Penuh dengan janji kosong
Mereka sering membuat janji yang tidak bisa dipenuhi, sehingga menciptakan harapan yang tidak realistis. Hal ini dapat mengganggu proyek tim dan menimbulkan ketidakpercayaan.
Menggunakan informasi untuk keuntungan
Manipulator sering memanfaatkan informasi yang mereka miliki untuk mendapatkan keuntungan. Mereka mungkin membocorkan informasi yang seharusnya dirahasiakan atau memanipulasi fakta untuk mendukung argumen mereka.
Menciptakan drama
Sering kali, teman kerja manipulatif menciptakan konflik atau drama di tempat kerja. Mereka bisa memprovokasi perselisihan antara rekan kerja untuk memposisikan diri mereka sebagai "penyelesai" atau "korban."
Berubah-ubah dalam perilaku
Mereka bisa bersikap ramah dan suportif di depan atasan, tetapi sangat berbeda ketika berada di belakang mereka. Perubahan sikap ini menunjukkan ketidakstabilan emosional dan niat manipulatif.
Menggunakan rasa bersalah
Manipulator sering kali menggunakan rasa bersalah untuk memanipulasi orang lain agar melakukan sesuatu. Mereka mungkin membuat orang lain merasa bertanggung jawab atas keputusan atau kegagalan yang bukan sepenuhnya tanggung jawab mereka.Baca Juga: Eksitensi Kritik (Nyinyir) Warga Negara
Kurangnya empati
Teman kerja manipulatif biasanya kurang empati. Mereka mungkin tidak peduli dengan perasaan atau kebutuhan orang lain, selama mereka bisa mencapai tujuan pribadi mereka. (*/uni)
Editor : Miftahul Khair